Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2017/07/07

Jumat, 7 Juli 2017 (Minggu ke-4 sesudah Pentakosta)

Nehemia 6:1-19
Kecurigaan di antara Kebaikan

Manusia memiliki kemampuan untuk melakukan dan menilai beragam hal. Ada hal yang dianggap baik atau buruk dalam hidup ini.Nehemia memilih melakukan hal baik untuk negerinya. Ia membangun kembali tembok-tembok Yerusalem bersama umat Allah. Ia membawa harapan baru untuk mereka yang tinggal di kota Yerusalem. Apa yang telah dilakukannya tidak selamanya

dinilai orang sebagai kebaikan. Ada yang menanggapinya dengan kecurigaan. Bahkan kecurigaan yang berlebihan ini membawa Nehemia pada masalah baru.

Proses pengerjaan tembok-tembok Yerusalem bisa berjalan dengan baik karena ada kebersamaan dan kesehatian umat Allah. Namun, tantangan dari luar harus dihadapi Nehemia dan bangsa Yahudi. Sanbalat, Tobia, dan sekutunya menjadi musuh utama orang Yahudi.

Sejak awal mereka sudah merongrong Nehemia. Kini mereka mendengar bahwa tembok Yerusalem selesai dibangun dalam lima puluh hari (16). Ini yang membuat para musuh gerah. Karena itu, mereka berniat mencelakai Nehemia dengan cara mengundangnya ke wilayah mereka ( Neh. 2:19-20, 4:1-23, 6:1-19). Namun, Nehemia menolak undangan tersebut sampai lima kali. Penolakkan tersebut membuat mereka semakin marah. Tudingan dan provokasi terhadap Nehemia untuk melakukan kudeta terhadap raja Persia disiarkan oleh mereka, yaitu Nehemia berambisi menjadi raja.

Tuduhan memberontak terhadap raja Persia tentu sangat menyakitkan. Sebab Nehemia sama sekali tidak pernah memikirkan hal itu. Yang dilakukan Nehemia hanyalah menyerahkan segala hal ke dalam tangan Tuhan (lih. Ul. 32:35).

Kita dipanggil Allah untuk melakukan kasih dan menebar kebaikan-Nya dalam dunia ini. Sekalipun ada kecurigaan dan ketidaksenangan orang akan kebaikan kita, sepatutnya kita berdiam diri. Balaslah kejahatan dengan cinta kasih Allah. Selebihnya, kita serahkan kepada kedaulatan Tuhan.

Biarlah kehendak Tuhan yang dinyatakan kepada mereka. [WLD]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org