|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/https://sabda.org/publikasi/misi/2006/35 |
|
e-JEMMi edisi No. 35 Vol. 09/2006 (29-8-2006)
|
|
Agustus 2006, Vol.9 No.35
_____________________________ e-JEMMi _____________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
ARTIKEL MISI : Panutan Melalui Disiplin: Belajar Pemuridan
dari Tuhan Yesus
SUMBER MISI : Bible Pathway Ministries, Linking Literacy
and Oral Communication
DOA BAGI MISI DUNIA: Mongolia, Honduras, Amerika
DOA BAGI INDONESIA : Pelayanan Misi dan Gereja di Indonesia
SURAT ANDA : Ucapan Terima Kasih
______________________________________________________________________
KASIH KARUNIA ADALAH BERKAT CUMA-CUMA
YANG DIBERIKAN ALLAH KEPADA ORANG YANG TAK LAYAK MENERIMANYA
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam,
Memuridkan orang lain menjadi langkah berikut yang perlu dikerjakan
oleh setiap orang percaya. Tentunya tugas itu menjadi tanggung jawab
setiap orang percaya yang telah dimuridkan. Namun, bagaimana cara
memuridkan orang lain? Ikutilah sajian artikel kali ini.
Tak lupa pokok-pokok doa dari dalam dan luar negeri masih setia kami
sajikan ke hadapan Anda. Kami harap Anda tidak akan pernah jemu
berdoa bagi bangsa-bangsa agar nama-Nya bisa dimuliakan oleh setiap
insan.
Akhir kata, kiranya Allah mengaruniakan Roh Kudus untuk menyertai
Saudara, memberikan kasih, kesabaran, dan ketekunan saat kita
menjalani proses pemuridan dan memuridkan orang lain. Selamat
melayani.
Redaksi e-JEMMi,
Lisbet
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
PANUTAN MELALUI DISIPLIN:
BELAJAR PEMURIDAN DARI TUHAN YESUS
==================================
Saya memilih perguruan tinggi sebagai tempat saya melanjutkan
pendidikan saya, sebagian karena seorang gadis yang telah memuridkan
saya pada waktu saya masih duduk di bangku SMA. Ia seorang konselor
kamp kampus musim panas ketika saya bertemu dengan dia, dan saya
sendiri seorang konselor junior yang sedang mengikuti latihan. Saya
tidak ingat persis semua yang diajarkannya kepada saya, tetapi
kasihnya kepada Tuhan Yesus dan kepada saya sangat nyata. Tawa dan
senyumnya membuat orang lain pun ikut tertawa dan tersenyum. Ia
adalah seorang yang sangat menyenangkan. Selang beberapa waktu
setelah kamp itu berakhir, ia datang mengunjungi saya dan kami
melewatkan waktu bersama. Kami tertawa bersama, menangis bersama,
berdoa bersama, dan ia memberi contoh kepada saya tentang apa yang
menurut saya pemuridan. Ia sama sekali tidak menonjol atau brilian.
Bahkan ia tidak memiliki prestasi yang patut dibanggakan, tetapi
saya ingin mengasihi Tuhan Yesus seperti yang ia lakukan, mengasihi
lebih daripada segala sesuatu yang lain dalam hidup saya. Dan saya
pun ingin membagikan kasih itu kepada orang lain yang belum mengenal
Yesus dengan cara positif, sama seperti yang dilakukannya. Kasihnya
kepada Tuhan Yesus dan kepada orang lain sangat terasa dan nyata.
Itulah yang dinamakan memuridkan: begitu mengasihi Kristus sehingga
kasih itu juga mengalir kepada orang lain.
TELADAN YESUS DALAM MEMURIDKAN
Yesus berkata, "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-
Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan
kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai
kepada akhir zaman" (Mat. 28:19, 20).
Itulah yang dinamakan pemuridan. Yesus memfokuskan banyak pelayanan-
Nya di depan umum, di hadapan murid-murid-Nya, sekaligus mengajar
mereka untuk mengamati semua yang telah diajarkan-Nya, untuk taat
dan menjadi seperti Dia. Memuridkan berarti menolong orang lain
menerima seluruh nasihat Allah. Yesus ingin membawa kabar tentang
kasih-Nya yang besar terhadap kita kepada setiap orang di bumi ini.
Ia menggunakan waktu-Nya untuk menolong murid-murid-Nya bertumbuh
sehingga mereka dapat melaksanakan pekerjaan ini setelah Ia kembali
ke surga. Tujuan Tuhan Yesus memuridkan adalah untuk menumbuhkan
dalam diri orang lain suatu iman kepada-Nya. Pelayanan Yesus, dan
tugas yang Ia amanatkan kepada jemaat-Nya untuk dilakukan, dapat
dikemukakan melalui sebuah lingkaran dan empat kata: identifikasi
(menyamakan diri), presentasi (memperkenalkan), pemeliharaan
(menolong bertumbuh), dan reproduksi (melipatgandakan). Yesus
menyamakan diri-Nya dengan orang lain untuk menetapkan dasar yang
umum bagi sebuah persahabatan. Lalu, Ia memperkenalkan Injil dan
menolong orang itu bertumbuh untuk tujuan reproduksi
(melipatgandakan). Bilamana lingkaran ini telah lengkap, lingkaran
ini dapat diulang dari awal lagi.
Di antara hal-hal yang paling saya kenang ketika saya masih kecil
adalah sebuah foto ibu saya dan saudara perempuannya yang berduet
menyanyi. Musik Injil merupakan bagian khusus dari masa pertumbuhan
saya. Salah satu nyanyian pujian kesayangan saya adalah lagu yang
berdasarkan kata-kata Tuhan Yesus yang sudah kita kenal dalam
Yohanes 20:21, "Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga
sekarang Aku mengutus kamu." Kata-kata itu akan selalu menggema di
dalam hati saya. Itulah memuridkan.
IDENTIFIKASI (MENYAMAKAN DIRI)
Yesus menggunakan banyak waktu-Nya dengan murid-murid-Nya,
menyamakan diri dengan mereka, dan menetapkan suatu dasar
persahabatan yang umum. Ia makan bersama mereka, berjalan bersama
mereka, menangkap ikan bersama mereka, menangis bersama mereka, dan
berdoa bersama mereka. Kalaupun setelah Yesus kembali ke surga
mereka tidak ingat semua yang telah diajarkan-Nya kepada mereka,
kita yakin paling tidak mereka ingat akan kasih-Nya kepada mereka.
Sungguh menarik bagi saya bahwa Yesus hidup di bumi ini selama tiga
puluh tahun sebelum Ia memulai pelayanan-Nya di depan umum. Kita
dapat membayangkan bahwa pada waktu itu Yesus telah meletakkan dasar
tertentu dengan hati-hati untuk membina hubungan. Yesus menyamakan
diri dengan orang-orang. Karena itu, Ia memerintahkan kita untuk
mengikuti jejak-Nya. Mengapa saya memuridkan? Karena Yesus adalah
teladan saya dan Ia juga memuridkan. Mengapa penting bagi saya untuk
membina hubungan dengan orang lain? Karena Yesus pun melakukannya.
PRESENTASI (MEMPERKENALKAN)
Yesus memperkenalkan Injil kepada murid-murid-Nya sementara mereka
melewatkan waktu bersama-sama dari hari ke sehari. Ia sering
menggunakan peristiwa-peristiwa sehari-hari, saat-saat yang spontan,
untuk membagikan kebenaran-kebenaran rohani dengan para pengikut-
Nya. Ajaran-ajaran-Nya sering datang langsung dari pelayanan-Nya
sehari-hari. Ia memperkenalkan Injil, meleburkan Injil itu menjadi
pengalaman-pengalaman hidup-Nya setiap hari. Ia sangat ahli
menggunakan saat-saat yang spontan. Mengapa kita memperkenalkan
Injil dengan menggunakan contoh-contoh dari lingkungan hidup sehari-
hari? Karena Yesus melakukannya.
PEMELIHARAAN (MENOLONG BERTUMBUH)
Yesus juga menolong murid-murid-Nya bertumbuh dari hari ke hari.
Perumpamaan-perumpamaan dan ajaran-ajaran-Nya, seperti Khotbah di
Bukit, juga menggunakan ilustrasi-ilustrasi yang sederhana dari
penciptaan yang ditemui murid-murid-Nya sementara mereka berjalan
sepanjang hari. Dalam menyampaikan perumpamaan-perumpamaan-Nya,
Yesus menggunakan contoh dari kehidupan sehari-hari, seperti domba,
benih, tanah, duri, burung, serigala, biji sesawi, ranting, mutiara,
api, ikan, pohon ara, mata uang, pelita, roti, dan batu. Yesus
benar-benar menolong murid-murid-Nya bertumbuh. Ia membuat hal
menolong bertumbuh serta membina rohani mereka itu menjadi bagian
dari kehidupan mereka setiap hari. Ia mengisi ajaran-ajaran-Nya
tentang kebenaran rohani dengan berbagai ilustrasi sehari-hari yang
umum. Keberadaan-Nya yang sangat hakiki meresap melalui kata-kata,
sikap, dan tindakan-Nya.
Saya juga ingin identitas saya di dalam Kristus memenuhi sisa hidup
saya. Pemeliharaan-Nya merupakan teladan yang menakjubkan bagi kita
untuk diteruskan kepada anak-anak kita.
REPRODUKSI (MELIPATGANDAKAN)
Yesus mempersiapkan murid-murid-Nya dan kemudian mengutus mereka
untuk membuat lebih banyak murid, untuk melipatgandakan, untuk
memberitakan Kabar Baik tentang Allah. Ia mengutus murid-murid-Nya
yang berjumlah dua belas orang itu dan kemudian tujuh puluh orang
pada suatu waktu; dan mereka kembali, kata Alkitab, dengan gembira.
Mengapa Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk pergi dan
membagikan Kabar Baik-Nya? Yesus telah mati untuk semua orang, untuk
semua orang yang pernah hidup di dunia ini, bukan hanya untuk murid-
murid-Nya. Tetapi kematian-Nya untuk orang-orang lain itu tidak akan
efektif jika murid-murid-Nya tidak menceritakannya. Kabar Baik itu
membuat orang-orang lain bahagia. Kabar Baik Tuhan Yesus adalah
untuk hidup yang kekal. Mengapa memuridkan? Karena hal itu ditujukan
untuk kebaikan orang lain.
Yesus juga tahu bahwa membuat murid-murid baru akan memperkuat iman
para pengikut-Nya. Penting sekali untuk kita mengetahui bahwa
Alkitab mengatakan, dalam Lukas 10:17, mereka kembali dengan
gembira. Kemudian dalam Kisah Para Rasul kita melihat murid-murid
dengan mantap serta penuh keyakinan telah bersaksi tentang kematian
dan kebangkitan Yesus dan sekarang mereka membagikan kabar tentang
Yesus yang memberi hidup kekal itu dengan penuh kuasa. Ketika Yesus
mulai membina hubungan dengan mereka pada awal pelayanan-Nya, murid-
murid masih lemah dan goyah. Kurangnya iman mereka pasti kadang-
kadang membuat Tuhan Yesus merasa kecil hati sementara Ia
memperkenalkan Injil-Nya kepada mereka dan menolong mereka
bertumbuh. Tetapi ketika mereka mengalami kuasa kebangkitan Yesus
Kristus, iman mereka menjadi teguh dan sangat kuat. Mengapa
memuridkan? Karena membagikan iman kepada orang lain dapat
memperkuat iman kita sendiri.
Mengapa Yesus memuridkan orang-orang? Karena pelayanan-Nya adalah
pelayanan yang melipatgandakan. Karena Ia menggunakan waktu-Nya
bersama kedua belas orang yang nantinya dapat diutus keluar dan
mengajar orang-orang lain apa yang diajarkan Yesus kepada mereka.
Bahkan sebagai orang tua kita juga perlu memuridkan anak-anak kita.
Karena pelayanan kita juga akan mulai dilipatgandakan.
Bahan diambil dari sumber:
Judul Majalah: Sahabat Gembala, Mei 1996
Judul Artikel: Panutan Melalui Disiplin: Pemuridan Belajar dari
Tuhan Yesus
Penulis : Jorie Kincaid
Penerbit : Yayasan Kalam Hidup, Bandung
Halaman : 17--20
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
Bible Pathway Ministries
==> http://www.biblepathway.org/
Apakah Anda mencari bacaan Alkitab yang sistematis untuk pertumbuhan
iman Anda? Bible Pathway Ministries (BPM) adalah salah satu jalan
keluarnya! BPM menyediakan bahan-bahan renungan secara gratis yang
tersedia dalam berbagai bahasa. Selain dapat menikmati renungan
harian melalui internet, Anda akan dibawa untuk menelusuri isi
Alkitab selama setahun penuh. Setiap renungan memuat ayat-ayat
Alkitab, penjelasan, dan penelitian kata, yang tentunya dilengkapi
dengan doa. Tersedia juga fasilitas pencari yang lengkap yang
memungkinkan Anda mencari bahan berdasarkan topik. Melalui situs
ini, Anda juga dapat mengetahui lebih banyak tentang pelayanan
"outreach" BPM lewat radio, misi di luar negeri, pelayanan
penerjemahan Alkitab, dan masih banyak lagi. BPM telah
mendistribusikan 80 juta kopi "through-the-Bible devotional" dalam
bentuk cetakan, dan menjangkau 186 negara dengan Injil. Renungan
yang telah dicetak ke lebih dari 20 bahasa ini tersedia di internet
dalam 10 bahasa dan juga disiarkan di radio. Untuk mengetahui lebih
banyak pelayanan BPM, silakan berkunjung ke situs ini.
LINKING LITERACY AND ORAL COMMUNICATION
==> http://www.talkingbibles.org
Hampir 4 milyar orang tidak dapat membaca. Tetapi bagaimana dengan
jutaan orang yang sedang belajar untuk membaca dan terus belajar,
namun terlalu sulit untuk memahami apa yang mereka baca? Ada suatu
cara yang sangat sederhana untuk mengatasi kesulitan ini supaya
mereka yang sedang belajar itu dapat menjadi pembaca yang baik,
yaitu dengan memanfaatkan Alkitab Rekaman (Talking Bible). Alkitab
Rekaman (Talking Bible) menawarkan suatu cara baru, pembaca yang
mengalami kesulitan dalam membaca dapat membuka Alkitab cetak dan
mengikuti teksnya sambil mendengarkan narasi teks tersebut melalui
audio. Alkitab Rekaman digital ini akan memudahkan pendengarnya
memilih pasal yang tepat dalam teks yang dicetak. Era baru yang
menakjubkan akan segera hadir. Untuk mengetahui lebih lanjut,
silakan berkunjung ke situs ini.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
M O N G O L I A
Ikut serta dalam jamuan makan tradisional bangsa Mongolia adalah
pengalaman baru bagi misionaris Ben dan Andrea Benezette, serta
Jeremy dan Roxy Thiessen. "Di situlah daging domba ternak yang
pernah saya rasakan di Mongolia," demikian tulis Ben.
Ketika orang-orang percaya di Mongolia, seperti Pumbai, Degee,
Gamba, dan Buijing, mengadakan pesta, mereka memutuskan untuk
mengundang para misionaris yang senang mempelajari kebudayaan
tetangga mereka ini serta menghabiskan waktu dengan teman-teman
Mongolia mereka.
Para misionaris ini belajar bahwa menyiapkan horhuk itu sangatlah
rumit. Orang-orang berkumpul di sekitar sungai dan mulai mencari
kayu bakar. Pumba mengajak Ben untuk mencari batu-batu yang akan
digunakan untuk memasak horhuk. Batu ini warnanya harus gelap dan
pinggirnya halus serta cukup padat agar tidak hancur saat dipakai
untuk memasak. Batu-batu itu diletakkan di api untuk memanasinya.
Ketika batu itu sudah cukup panas, daging domba diletakkan di panci
susu model lama dari besi. Sebuah karet ban lama digunakan untuk
menutup panci yang kemudian diletakkan di perapian itu.
Ketika horhuk dimasak, para misionaris mendapat kesempatan untuk
bersantai dan bersekutu dengan orang-orang percaya lainnya.
Setelah satu setengah jam, horhuk matang dan mereka dapat
menyantapnya.
[Sumber: New Tribes Mission, Agustus 2006]
Pokok Doa:
----------
* Doakan Benezettes dan Thiessens dalam tugas pelayanan mereka di
Mongolia. Berdoalah agar mereka memiliki kesempatan yang lebih
banyak lagi untuk lebih dekat dengan orang-orang di sana.
* Doakan juga orang-orang Kristen Mongolia agar melalui mereka
orang-orang yang belum percaya dapat mengenal Tuhan Yesus.
H O N D U R A S
Di daerah pedalaman yang keras di Honduras, terdapat sebuah kota
yang bernama Catacamas. Steve Geurink dari Worldwide Christian
Schools mengatakan bahwa mereka memiliki sejarah yang panjang di
sana. Mereka juga memiliki sebuah proyek yang benar-benar perlu
diperbaiki. "Sekolah itu, Luz y Verdad, adalah salah satu hasil
kerja pertama dari kelompok misi pertama yang dimiliki oleh
Worldwide. Sekolah itu patut diperhatikan. Saat ini, mulai bisa
terlihat berapa banyak tahun yang telah ia lewati sejak dia
didirikan, dan sekarang beberapa perbaikan perlu dilakukan." Geurink
mengatakan bahwa mereka sedang dalam jalur cepat untuk mengejar
batas waktu penyelesaian perbaikan tersebut. Mereka memerlukan satu
tim pada akhir Desember tahun ini dan satu tim lagi untuk awal
Januari 2007. "Setiap anggota tim mengerjakan fasilitas ini. Mereka
akan berinteraksi dengan penduduk lokal Honduras di daerah ini.
Lingkungan masyarakat tersebut memang sangat mengenal sekolah
tersebut sehingga akan banyak perhatian diarahkan ke situ. Dan hal
itu akan memberi kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan
pelayanan di masyarakat tersebut," jelas Geurink.
[Sumber: Mission Network News, Agustus 2006]
Pokok Doa:
----------
* Berdoalah agar kiranya kebutuhan Worldwide akan satu tim misi pada
akhir Desember, serta satu tim untuk awal Januari 2007 dapat
dipenuhi. Berdoalah pula agar Roh Kudus menggerakkan hati banyak
orang untuk terlibat dalam pelayanan ini.
* Mohonkanlah hikmat dan kebijaksanaan dalam menyampaikan Kabar Baik
bagi setiap anggota tim yang akan berinteraksi dengan penduduk
lokal.
A M E R I K A
HCJB World Radio sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-75. Ya,
mereka adalah stasiun radio misionaris, namun mereka juga inovator
teknologi--yang membawa manfaat bagi radio-radio Kristen di seluruh
dunia melalui pusat teknis mereka di Elkhart, Indiana. Manajer
utama, David Russel mengatakan, "Pusat teknis ini dirancang dan
dibangun pada tahun 1986 dengan tujuan utama membangun pemancar
gelombang pendek berdaya tinggi. Namun, seiring berjalannya waktu
kami berpindah ke bidang baru, yaitu radio lokal. Kami memulainya
dengan satu jalur transmisi berkekuatan 1 ow dan juga sistem
antena." Teknologi radio digital (atau DRM) mendatang harganya
mahal. Namun, Russell mengatakan bahwa itu dapat berubah. "Salah
satu insinyur kami yang berada di pusat teknis menjadi orang pertama
yang memiliki cara praktis untuk menerapkan teknologi DRM sebagai
desain terkini. Saat ini kami memiliki modulator DRM sendiri, agar
teknologi DRM bisa dipakai dengan mudah. HCJB telah membantu
mendirikan radio di lebih dari 100 negara.
[Sumber: Mission Network News, Agustus 2006]
Pokok Doa:
----------
* Mengucap syukur karena HCJB telah membantu mendirikan radio di
lebih dari 100 negara. Berdoa agar lewat pelayanan radio semakin
banyak orang yang dapat dijangkau oleh Kabar Kebenaran.
* Doakan agar Tuhan terus memberikan hikmat-Nya kepada para staf
HCJB.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PELAYANAN MISI DAN GEREJA DI INDONESIA
======================================
Kunci pelayanan misi adalah adanya jejaring antaranggota tubuh
Kristus. Gereja, sebagaimana tubuh kita, akan berfungsi secara
maksimal jikalau setiap anggota dapat menjalankan fungsinya sesuai
dengan talenta yang diberikan Tuhan.
* Doakan setiap kerja sama antarlembaga atau organisasi misi dan
gereja-gereja di Indonesia.
* Doakan organisasi misi yang berusaha merekrut tenaga-tenaga muda
dalam pelayanan misi sedunia, termasuk tenaga-tenaga pelayanan
untuk suku-suku terabaikan.
* Doakan pergerakan misi dan penyelenggaraan misi yang dilakukan
oleh organisasi, gereja, atau individu dalam rangka kebersamaan.
* Doakan setiap organisasi misi Indonesia dalam pelayanan mereka
yang menebar kasih Kristus kepada bangsa-bangsa.
* Doakan setiap mereka yang terpanggil menjadi orang-orang yang
diutus (goers) yang memerlukan pendukung (senders), baik dalam
doa, dana, maupun moral.
______________________________________________________________________
SURAT ANDA
>From: Timotius <timotius(at)xxxx>
>Salam kasih dalam Yesus,
>Saya sudah terima jurnal Elektroneik Mingguan Misi Agust 2006,
>Terima kasih banyak kepada keru, e-MISI yang telah menyempatkan
>diri, Didalam membagi kesaksian dan perjalanan pelayanan maupun
>pokok-pokok Doa yang ada,yang perlu kita gumuli, Serta kendala-
>kendala yang selalu dihadapi di lapangan, kiranya melalui
>penyebaran ini kita akan bersatu di dalam Doa, Semoga playanan ini
>akan semakin diberkati oleh Tuhan dan semakin banyak daerah
>terpencil akan mengenal Sang Juru Selamt yaitu Yesus Kristus.
>Kiranya Tuhan selalu memberkati.
>Salam,
>Timotius Idris.
Redaksi:
Terpujilah Tuhan, kalau kehadiran kami dapat menjadi berkat dalam
kehidupan Anda. Untuk itu, kami mohon dukungan Anda lewat doa agar
melalui pelayanan ini semakin banyak lagi orang yang mendapat
berkat, serta memiliki/punya beban misi untuk mendoakan bangsa-
bangsa atau menggerakkan lebih banyak lagi anak-anak-Nya untuk turun
ke ladang-Nya. Tuhan memberkati Anda.
______________________________________________________________________
URLS Edisi Ini
Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
New Mission Tribes http://www.ntm.org/
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Lisbet, Ary
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2006 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi : < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan : < owner-i-kan-misi(at)xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
|
|
|
© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |