|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/https://sabda.org/publikasi/misi/2010/30 |
|
e-JEMMi edisi No. 30 Vol. 13/2010 (27-7-2010)
|
|
______________________________ e-JEMMi _____________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
PROFIL BANGSA: Arab Levant
SUMBER MISI: Christian Missionary Fellowship International
KESAKSIAN MISI: R dan Keluarganya Dibebaskan dari Dakwaan Penghujatan
DOA BAGI MISI DUNIA: Uni Emirat Arab, Somaliland
DOA BAGI INDONESIA: Pelayanan RB di Aceh
STOP PRESS: 40 Hari Mengasihi Bangsa dalam Doa
______________________________________________________________________
TO BE RICH IN GOD IS BETTER THAN TO BE RICH IN GOODS
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Shalom,
Saat ini, hanya ada segelintir organisasi pelayanan yang menginjili
suku Arab Levant. Sangat sedikit siaran radio Kristen yang
mengudara di daerah ini dan hanya sebagian kitab Perjanjian baru
yang telah diterjemahkan dalam bahasa mereka. Beban misi untuk
orang Arab Levant inilah yang kami harap ditangkap oleh para
pembaca melalui artikel yang kami sajikan di Kolom Artikel Misi.
Akhirnya, mohon tidak lupa berdoa bagi misi dunia dan bagi ibu
pertiwi yang kita cintai, Indonesia. Selamat menikmati suguhan edisi
kali ini. Tuhan memberkati.
Redaksi tamu e-JEMMi,
Wilfrid Johansen
http://misi.sabda.org
http://fb.sabda.org/misi
______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA
ARAB LEVANT
SIAPAKAH MEREKA?
Suku Arab Levant berasal dari Jazirah Arab yang kemudian bermigrasi
ke Afrika Utara. Saat ini ada beberapa ratus ribu orang Arab Levant
yang menempati bagian tepi utara padang pasir Arab. Mereka tersebar
mulai dari Israel, Kuwait, hingga ke Iran. "Levant" adalah istilah
yang cukup luas karena mereka terdiri dari beberapa kelompok Arab
seperti orang Arab Yordania, Palestina, Irak, Yahudi, Kaldea, dan
Suriah.
Banyak ahli menerka bahwa orang Arab dari Jazirah Arab adalah
orang-orang Arab yang mula-mula. Budaya Arab berkembang dari
kelompok-kelompok pengembara dan penduduk yang sudah hidup di padang
pasir Arab sejak berabad-abad yang lalu. Dari sanalah suku Arab
mulai bermigrasi, yang pada akhirnya berperan besar dalam perluasan
dunia Arab.
Suku Arab Levant memiliki hubungan yang dekat dengan Islam di
sepanjang sejarah mereka. Hari ini, hampir semua dari mereka,
kecuali orang Arab Yahudi, adalah Muslim. Dua cabang utama Islam di
wilayah ini adalah kaum Syiah dan kaum Syafii. Kebanyakan orang Arab
Levant berbicara dalam sejenis bahasa Arab yang disebut bahasa
Arabiya, dengan berbagai variasi dialek. Yang lainnya berbicara
dalam sejenis bahasa Arab yang disebut bahasa Mashriqi.
SEPERTI APA KEHIDUPAN MEREKA?
Suku Arab Levant pada umumnya tinggal di pemukiman yang berada di
dekat wilayah yang subur; mereka juga dapat dijumpai di dekat kaki
gunung yang tidak terlalu gersang. Walaupun mereka menetap di
perkotaan atau di pedesaan, mereka tetap berpegang teguh pada
identitas kesukuan mereka.
Ada bermacam-macam suku di sana yang dipimpin oleh seorang yang
dipanggil Syekh (kepala suku Arab yang dianggap ahli dalam agama
Islam dan alam gaib). Desa-desa mereka yang bentuknya seperti
benteng mudah dilindungi. Setiap rumah memiliki jendela di setiap
sisinya dan dibangun menghadap keluar desa mereka. Setiap orang
maupun barang yang melewati kota diawasi dengan ketat.
Rumah-rumah mereka biasanya penuh dengan dekorasi. Ruangan-ruangan
di rumah mereka biasanya memunyai karpet, dan ketika akan masuk
rumah, mereka harus melepas sepatu mereka di depan pintu. Di
sepanjang tembok dijejerkan bantal-bantal untuk diduduki dan
disandari. Ruang tamu utama dan dapur terletak di lantai atas.
Atap-atap datar tersebut digunakan oleh para wanita untuk menjemur
cucian.
Kehidupan sosial sangatlah penting bagi orang Arab. Mereka gemar
meluangkan waktu mereka setiap hari untuk minum kopi sambil duduk di
lantai dan mereka meminumnya dalam gelas tanpa gagang. Makanan
mereka terdiri dari roti gandum dan bubur yang dicampur dengan
daging atau ayam rebus.
Walaupun mendapatkan pengajaran Islam, masih ada perbedaan kelas
yang nyata di Arab. Jenis pakaian yang mereka kenakan merupakan
salah satu faktor pembeda. Kita dapat mengenali cara berpakaian
orang Levant karena mereka mengenakan pakaian yang lain dibanding
penduduk lain. Para wanita mengenakan cadar di luar dan di dalam
rumah. Anak laki-laki yang beranjak dewasa menunjukkan kedewasaan
mereka dengan mengganti tutup kepala mereka serta membawa belati.
Walaupun pria Muslim diizinkan memunyai hingga empat istri, namun
hampir setiap perkawinan orang Arab Levant adalah monogami. Dahulu
semua pernikahan diatur oleh orang tua, namun sekarang muda-mudi
sudah diperbolehkan untuk memilih pasangan mereka sendiri. Anak
perempuan dianggap siap menikah pada umur 9 tahun.
Akhir-akhir ini banyak pengembara Arab Levant yang menetap di
desa-desa di pegunungan. Di sana mereka menanam gandum,
sayur-sayuran, kopi, melon, kurma, mangga, dan delima. Hewan ternak
dipelihara untuk diambil susu dan telurnya.
APAKAH KEPERCAYAAN MEREKA?
Hampir semua orang Arab Levant adalah Muslim. Islam adalah agama
yang berdasar pada lima rukun Islam. (1) Umat Muslim harus mengakui
bahwa "tiada Allah lain selain Allah, dan Muhamad adalah rasul
Allah." (2) Mereka harus menjalankan solat lima kali sehari
menghadap Mekkah. (3) Mereka harus berzakat. (4) Mereka harus
berpuasa selama bulan Ramadhan, bulan ke-9 dalam kalender Islam.
(5) Mereka harus berusaha menjalankan haji ke Mekkah paling tidak
sekali seumur hidup.
Islam memunyai pengaruh yang kuat dalam kehidupan orang Arab
Levant. Untuk melestarikan adat penduduknya, mereka hanya diizinkan
menikah dengan sesama suku mereka. Masyarakat Arab Levant menganut
paham patrilineal, yang berarti warisan mereka diberikan kepada
pihak pria. Dalam sistem ini, para pria mendapat warisan yang lebih
banyak dibandingkan para wanita. Karena anak-anak dianggap sebagai
aset besar keluarga, kemampuan perempuan melahirkan sangat dihargai
di sana.
APAKAH YANG MEREKA PERLUKAN?
Injil perlu diberitakan di antara penduduk Arab Levant. Saat ini
hanya ada segelintir organisasi yang melayani suku ini. Selain
itu, sangat sedikit siaran radio Kristen yang mengudara di daerah
ini dan hanya sebagian kitab Perjanjian Baru yang telah
diterjemahkan dalam bahasa ini.
Saat ini, hanya sedikit orang Kristen dalam komunitas Arab Levant,
sedangkan, jumlah terbesar adalah mereka yang dari Arab Irak. Usaha
penginjilan dalam suku-suku ini cukup menantang karena negara
membatasi gerak penginjilan di sana; dan juga karena adanya
pertentangan terhadap kekristenan. Doa syafaat adalah kunci untuk
menjangkau mereka kepada Injil. (t/Uly)
POKOK-POKOK DOA
1. Mintalah kepada Tuhan agar memanggil mereka yang memunyai
kerinduan untuk menjangkau dan membagi berkat kasih Kristus
dengan penduduk Arab Levant.
2. Berdoalah agar Tuhan membangkitkan pendoa syafaat yang setia
yang dapat menjadi perantara bagi Arab Levant.
3. Mintalah kepada Tuhan agar orang-orang Arab Levant yang sudah
percaya mendapat kesempatan menyaksikan kasih Kristus dengan
sesamanya.
4. Doakanlah agar budaya Islam tradisional melembutkan hati mereka,
dan membuka pintu untuk pengabaran kasih Kristus.
5. Mintalah agar Roh Kudus membuka hati mereka terhadap orang
Kristen dan agar mereka mau mengenal Kabar Baik.
6. Doakanlah agar Allah mengungkapkan diri-Nya lewat mimpi-mimpi dan
penglihatan-penglihatan kepada orang Arab Levant yang
sungguh-sungguh mencari Tuhan.
7. Mintalah kepada Tuhan untuk membangun gereja lokal yang kuat
di antara Arab Levant. (t/Uly)
Diterjemahkan dari:
Judul asli artikel: Arab, Syrian of Sudan
Nama situs: Joshua Project
Penulis: Tidak dicantumkan
Alamat URL: http://www.joshuaproject.net/
people-profile.php?rog3=SU&peo3=15152
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
CHRISTIAN MISSIONARY FELLOWSHIP INTERNATIONAL
==> http://www.cmfi.org
Christian Missionary Fellowship International (CMFI) didirikan pada
tahun 1949 di Kansas, dengan misi menjangkau mereka yang belum
terjangkau di seluruh belahan dunia dengan Injil Yesus Kristus, dan
mengusahakan agar gereja lokal dan para sukarelawan dapat bekerja
bersama-sama dalam penginjilan dunia. Fokus dari pelayanan CMFI
adalah perintisan gereja, pelayanan mahasiswa, pelayanan kesehatan,
pelayanan kota, pelayanan di dunia kerja, dan pelayanan kepada
penderita AIDS.
Dalam melayani, para pekerja dari CMFI hidup bersama di antara
orang-orang yang mereka layani, mempelajari bahasa dan budaya
mereka, dan menyampaikan kasih Kristus kepada mereka. Di Indonesia,
CMFI mendirikan Mountainview International Christian School (MICS),
yang menyediakan pendidikan yang bermutu bagi para anak didiknya,
dan setiap anak didik diwajibkan untuk ikut ambil bagian dalam
setiap kegiatan kekristenan yang diadakan, dan setiap anak didik
juga diwajibkan untuk mempelajari Alkitab. (NY)
______________________________________________________________________
KESAKSIAN MISI
R DAN KELUARGANYA DIBEBASKAN DARI DAKWAAN PENGHUJATAN
R yang berumur 16 tahun telah dibebaskan dari dakwaan bersama
dengan ayahnya, S, dan 3 orang anggota keluarga lainnya. Sharing
Life Ministry Pakistan (SLMP) telah mengadakan pertemuan
rekonsiliasi antara para pemimpin Kristen dan para pemimpin sebuah
agama lain, yang hasilnya sangat membantu dalam pembebasan mereka,
demikian menurut laporan dari Compass Direct.
"Ini adalah sebuah tanda yang luar biasa yang telah membuat
sejarah," kata SK, seorang pekerja di SLMP. "Kasus ini merupakan
keputusan awal bagi kasus-kasus penghujatan lainnya pada masa depan
terhadap orang-orang Kristen."
Mempelopori pertemuan-pertemuan rekonsiliasi antara SLMP dan
pemimpin lokal dan nasional agama lain dimulai pada bulan November
2008. Daripada mencoba menyelesaikan masalah seperti ini di
pengadilan, SLMP memilih langsung menemui para pemimpin "agama
lain" untuk menunjukkan kepada mereka bahwa yang tertuduh tidak
bersalah; lalu para imam mendorong orang "agama lain" (yang
menuntut yang tertuduh) untuk mencabut tuntutannya.
Pertemuan diadakan antara empat pemimpin "agama lain", perwakilan
pemerintah MA dan SJ dari SLMP. Para ulama setuju membebaskan
orang-orang Kristen ini setelah tim SLMP menjelaskan kepada mereka
bahwa tuduhan penghujatan telah berkembang menjadi kesalahpahaman.
Fatwa
Para pemimpin agama lain setuju untuk mengeluarkan sebuah fatwa
yang menyatakan para pria yang dituduh ternyata tidak bersalah atas
penghujatan. Saksi dari pihak agama lain dalam kasus ini menarik
kesaksiannya pada tanggal 13 Januari, dan Hakim Sheik Salahudin
membebaskan kelima pria Kristen di pengadilan Toba Tek Singh.
Para pengacara yang terlibat dalam kasus ini berkata mereka akan
menggunakan jalan damai dalam kasus-kasus penghujatan yang akan
datang. Mereka berkata bahwa melawan kasus-kasus semacam itu di
pengadilan masih dapat membebaskan yang tidak bersalah, tetapi cara
ini tidak menolong memecahkan masalah pertengkaran antarkelompok
agama yang mengarah kepada kekerasan dan tuduhan-tuduhan palsu.
R dan keluarganya telah dituduh melakukan penghujatan pada bulan
April 2007, setelah percekcokan antara adik bungsunya D dengan
seorang anak dari agama lain bernama St. Dalam proses argumentasi,
sebuah stiker bertuliskan nama Tuhan yang sebelumnya menempel di
kaos St terjatuh.
Seorang tetangga setempat melihat stiker tersebut terjatuh di atas
tanah dan menuduh anak-anak Kristen melakukan penghujatan. Segera
setelah itu kekerasan pecah, akhirnya polisi menahan R, ayahnya,
dan 3 orang sanak saudara lainnya. Peristiwa ini menyulut kekerasan
dan diperkirakan ada dua ribu orang dari agama lain menyerang
perkampungan Kristen, lingkungan Kristen, melempari rumah-rumah
orang Kristen dengan batu dan memukuli mereka.
Diambil dari:
Judul buletin: Kasih Dalam Perbuatan, Edisi Mei -- Juni, 2010
Penulis: Tidak dicantumkan
Halaman: 6
Penerbit: Yayasan Kasi Dalam Perbuatan, Surabaya
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
U N I E M I R A T A R A B
Rumah Sakit Oasis di Uni Emirat Arab (UEA) merayakan 50 tahun
pelayanan mereka kepada para wanita di UEA. Rumah Sakit Oasis
berdiri pada tahun 1960 sebagai klinik persalinan. Saat itu,
tingkat kematian janin sebesar 50%, tetapi sejak rumah sakit
tersebut melayani, tingkat kematian menyusut hingga menjadi kurang
dari 1 persen.
CURE International membeli rumah sakit tersebut pada tahun 2006.
Sejak saat itu, CURE telah menyebarkan kasih dan penyembuhan dari
Kristus kepada pasien-pasien rumah sakit itu. Mari kita ikut
mendukung perayaan 50 tahun ini dengan berdoa bagi pelayanan rumah
sakit dan mereka yang masuk rumah sakit ini. (t/Uly)
Sumber: Mission News, Juni 2010
[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14422]
Pokok doa:
* Mengucap syukur untuk keberadaan Rumah Sakit Oasis yang telah
memberkati masyarakat di Uni Emirat Arab, terkhusus kaum wanita.
* Berdoa agar Tuhan memperluas kapasitas pelayanan CURE di negara
lainnya di dunia yang minim akses kesehatan, sehingga dapat
meningkatkan standar hidup bagi mereka.
S O M A L I L A N D
Walaupun terdapat protes dari kelompok radikal al-Shabaab,
Somaliland tetap melaksanakan pemilihan presiden pada hari Sabtu,
26 Juni 2010. Walaupun memakan satu korban, pemilu dianggap
terlaksana dengan kekerasan yang minim. Somaliland berharap dengan
adanya pemilu ini, mereka bisa memisahkan diri dengan Somalia.
Walaupun mereka memerdekakan diri dari Somalia pada tahun 1991,
mereka belum menerima pengakuan diplomatis internasional menurut
CIA World Factbook.
Saat mereka menghitung suara pemilihan, TN dari Voice of the Martyrs
mengatakan bahwa orang-orang Somaliland percaya bahwa, "Kita dapat
mengadakan pemilihan umum yang bebas; kita bisa memunyai transisi
kekuasaan secara damai. Seluruh dunia perlu mengakui kita dan
bukannya Somalia yang terus dalam kekacauan dan anarki." Banyak
orang yang telah mengungsi ke Somaliland karena mereka menerima
orang-orang Kristen di antara mereka. Kekhawatiran utama orang-orang
Kristen adalah apakah Somaliland akan mulai memperlakukan
orang-orang percaya seperti Somalia. Terkait dengan Somalia, TN
mengatakan "Menjadi orang Kristen sangatlah berbahaya [di Somalia].
Secara literal, menjadi orang Kristen berarti menyerahkan nyawa
Anda."
Kandidat yang terpilih dalam pemilihan di Somaliland tersebut
nantinya dapat menentukan apakah pemerintahan akan menerapkan hukum
agama dan mulai mengancam keberadaan orang-orang Kristen. "Terlalu
awal untuk menentukan dampak pemilu ini dengan tepat. Namun pada
kenyataannya pemilu ini akan memengaruhi saudara-saudara perempuan
dan laki-laki kita. Oleh karena itu, hal ini perlu kita masukkan ke
dalam pokok doa kita." (t/Uly)
Sumber: Mission News, Juni 2010
[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14414]
Pokok doa:
* Berdoa agar Tuhan memberi hikmat kepada orang yang akan memimpin
Somaliland sehingga mereka bisa memimpin dengan bijaksana dan
takut akan Tuhan.
* Berdoa agar orang percaya di Somaliland juga terus berdoa bagi
pemulihan negara mereka. Doakan juga agar mereka terus bertumbuh
dan dewasa di dalam pengenalan mereka akan Tuhan.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PELAYANAN RB DI ACEH
RB telah dipakai Tuhan untuk menginjili sebuah keluarga dari agama
lain dan mereka pun menerima Kristus sebagai Tuhan Juru Selamat
mereka. Walaupun demikian, tantangan besar datang, sehingga mereka
diusir dari rumah mereka oleh warga setempat. Apabila mereka ingin
kembali ke rumah maka mereka akan menanggung risiko yang sangat
berat. Selain itu, ada ibu yang bernama AR yang datang pada Tuhan
Yesus lewat penginjilan pribadi oleh RB. Setelah 12 hari AR datang
pada Tuhan Yesus, tetangganya mulai curiga dan memberitahukan
kepada suaminya, maka tidak lama kemudian suaminya membakar pakaian
ibu itu dan juga pakaian anak-anaknya serta mengusir mereka dari
rumahnya. Ibu tersebut ditelantarkan oleh suaminya, akan tetapi Ibu
AR tidak mau menyangkali imannya dan terus datang pada Tuhan Yesus.
Ancaman juga datang kepada RB dari masyarakat agama lain supaya RB
menghentikan penginjilan. RB sekeluarga tidak gentar menghadapinya
sebab itu merupakan tugas Amanat Agung. Bagi RB, hidup adalah
Kristus dan mati adalah keuntungan. Doakan RB yang saat ini
melayani di Aceh.
Sumber: Kasih Dalam Perbuatan, Edisi Mei - Juni 2010
POKOK DOA
1. Mengucap syukur untuk kerelaan RB dan keluarga untuk memberitakan
berita sukacita di Aceh. Doakan agar Tuhan semakin memakai dan
memperlengkapi mereka dalam pelayanannya di Aceh.
2. Berdoa agar Ibu AR tetap kuat di dalam Tuhan. Berdoa juga agar
Tuhan melembutkan hati keluarganya sehingga mau melihat kasih
Tuhan melalui AR.
3. Doakan agar Ibu AR semakin bertumbuh di dalam pengenalan akan
Tuhan dan memiliki kehidupan yang berdampak bagi orang-orang di
sekitarnya.
4. Berdoa agar Tuhan memberi kekuatan kepada para petobat baru di
tengah tekanan dan acaman yang menuntut mereka untuk kembali ke
iman lama mereka.
5. Berdoa agar Tuhan memampukan dan memberi kekuatan kepada
hamba-hamba-Nya yang melayani di Aceh. Doakan agar melalui
pelayanan mereka semakin banyak orang yang bisa mendengar Injil
Yesus Kristus.
6. Doakan juga agar Tuhan memberi keberanian kepada orang percaya di
Aceh, sehingga mereka mau berbagi anugerah keselamatan yang telah
mereka terima walaupun ada banyak ancaman.
______________________________________________________________________
STOP PRESS
40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA
Apakah Anda terbeban untuk menanam lutut Anda bagi bangsa-bangsa
yang belum mengenal Kristus? Kami mengajak Anda meluangkan waktu
sejenak untuk berdoa bagi saudara-saudara kita, khususnya mereka
yang akan melaksanakan ibadah puasa.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2010 ini kita akan kembali
bersatu hati berdoa selama bulan puasa. Jika Anda rindu untuk turut
ambil bagian berdoa bagi bangsa, kami akan mengirimkan pokok-pokok
doa ke e-mail Anda untuk menjadi pokok doa kita bersama. Untuk
berlangganan, silakan kirimkan e-mail ke:
==> subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Bagi Anda yang ingin agar teman-teman Anda pun bisa ikut berdoa
dengan memakai bahan pokok doa ini, silakan kirimkan alamat e-mail
mereka ke alamat e-mail redaksi di:
==> doa(at)sabda.org
Untuk mendapatkan bahan pokok doa versi kertas, silakan menghubungi:
Mengasihi Bangsa dalam Doa
P.O. Box 7332 JATMI JAKARTA 13560
E-mail: < pray40daysindo(at)yahoo.com >
Catatan: [Ganti (at) dengan @ saat mengirim e-mail]
Harap pemohon pengiriman bahan pokok doa versi kertas mencantumkan:
Nama jelas:
Alamat lengkap:
Kota dan kode pos:
Provinsi:
Nama lembaga:
No. telp./HP:
E-mail:
Marilah kita bersama berpuasa dan berdoa untuk Indonesia agar tangan
Tuhan yang penuh kuasa menolong dan menggugah hati nurani para
pemimpin bangsa ini untuk bertekad dan bersatu mengeluarkan bangsa
ini dari kemelut berbagai masalah yang berkepanjangan. Selamat
menjadi "penggerak doa" di mana pun Anda berada dan biarlah karya
Tuhan terjadi di antara umat-Nya, khususnya bangsa Indonesia.
Selamat berdoa.
______________________________________________________________________
Anda diizinkan menyalin/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak
untuk tujuan komersial dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan
yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Novita Yuniarti dan Yulia Oeniyati
Kontributor: Santi Titik Lestari
Kontak Redaksi: < jemmi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan: < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti: < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi: http://misi.sabda.org
Arsip e-JEMMi: http://www.sabda.org/publikasi/misi
Facebook MISI: http://fb.sabda.org/misi
Twitter MISI: http://twitter.com/sabdamisi
______________________________________________________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright (c) 2010 e-JEMMi/e-MISI / YLSA -- http://www.ylsa.org
SABDA Katalog: http://katalog.sabda.org
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
|
|
|
© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |