Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-wanita/184

e-Wanita edisi 184 (20-12-2018)

Natal

e-Wanita -- Edisi 184/Desember 2018
 
Natal
e-Wanita -- Edisi 184/Desember 2018
 
e-Wanita

Salam dalam kasih Kristus,

Maria adalah wanita biasa yang Allah pilih untuk menjadi ibu dari Putra-Nya yang berinkarnasi ke dalam dunia. Mungkin, dia adalah wanita biasa dan tidak memiliki banyak hal untuk ditonjolkan. Namun, Allah memilihnya, dan kemudian dunia mengenal diri-Nya. Dalam renungan Natal kali ini, kita akan melihat rahasia hidup rohani yang indah yang dimiliki oleh Maria, yang patut untuk menjadi refleksi kita pada masa Natal ini. Selain itu, baca pula kolom Dunia Wanita yang menyajikan implikasi dari kelahiran Kristus, yang menjadi hadiah terindah sekaligus paling berharga yang kita terima dari Allah. Natal adalah momen yang tepat untuk mengingat kasih Allah yang begitu besar kepada dunia. Karena itu, kami berharap sajian kami dalam edisi penghujung tahun ini dapat menjadi berkat yang manis dalam momen Natal Anda.

Selamat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, kasih Allah dalam Kristus menyertai kita senantiasa. Imanuel!

N. Risanti

Pemimpin Redaksi e-Wanita,
N. Risanti

 

RENUNGAN NATAL PANGGILAN SAAT INI

Bacaan: Lukas 1:26-38

NAS: Terjadilah padaku seperti yang engkau katakan itu.
(Lukas 1:38, AYT)

Kehidupan ibu Yesus itu sederhana. Dia melakukan tugas-tugas yang juga dilakukan oleh wanita lain seusianya, belajar bagaimana menjadi ibu rumah tangga yang baik bagi calon suaminya nanti. Tidak ada sesuatu yang luar biasa tentang kehidupan luarnya -- setidaknya, tidak diungkapkan di dalam Kitab Suci.

Fakta Terbesar

Namun betapa indahnya harta karun yang tersembunyi dalam sikap Maria! Saat malaikat memberitahukan bahwa anaknya akan disebut “Anak Allah”, dia menjawab, “Terjadilah padaku seperti yang engkau katakan itu.” (Lukas 1:38, AYT).

Jawaban Maria mengandung segala yang diminta oleh Tuhan, yaitu penyerahan jiwa yang murni dan sederhana kepada kehendak-Nya. Inilah rahasia kerohanian Maria yang dalam: Dia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah pada saat itu dan menerima karunia untuk melakukan apa yang diminta Allah darinya.

Apakah yang diminta oleh Allah untuk Anda kerjakan? Barangkali Anda diminta untuk melakukan sesuatu yang besar atau hal yang biasa. Anda mungkin diminta untuk menanggapi sebuah perintah Kitab Suci dengan aktif, atau untuk berserah dengan sabar terhadap penderitaan saat ini. “Apa yang dirancangkan oleh Allah untuk kita alami setiap saat, merupakan hal paling kudus yang dapat terjadi pada kita,” demikian kata penulis abad ke-18, Jean-Pierre de Caussade.

Apakah Anda mampu menerima setiap momen dengan rasa syukur dan penyerahan diri? Dapatkah Anda menjawab Tuhan seperti kata Maria kepada sang malaikat, “Jadilah padaku menurut perkataanmu itu?“ -DHR

MENGETAHUI KEHENDAK ALLAH ADALAH SEBUAH HARTA KARUN
MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH ADALAH SEBUAH HAK ISTIMEWA

Diambil dari:
Nama situs : SABDA.org
Alamat situs : http://sabda.org/publikasi/e-rh/2005/12/24/
Judul asli renungan : Panggilan Saat Ini
Penulis renungan : DHR
Tanggal akses : 21 Juni 2018
 

DUNIA WANITA Tiga Hadiah Natal

“Anak-anakku, janganlah biarkan seorang pun menyesatkanmu. Orang yang melakukan kebenaran adalah orang benar, sama seperti Kristus adalah benar. Orang yang berbuat dosa berasal dari setan karena setan telah berdosa sejak semula. Anak Allah datang untuk tujuan ini: menghancurkan perbuatan-perbuatan setan.” (1 Yohanes 3:7-8)

Renungkan situasi yang luar biasa ini bersama dengan saya. Jika Anak Allah datang untuk menolong Anda berhenti berbuat dosa -- untuk menghancurkan perbuatan Setan -- dan jika Dia juga datang untuk mati, saat Anda masih berdosa, sehingga ada pendamaian, penghapusan murka Allah, lalu apa implikasinya dalam menjalani hidup Anda?

Tiga hal dan hal-hal luar biasa untuk dimiliki, saya memberitahukannya kepada Anda secara singkat sebagai hadiah Natal.

1. Tujuan Hidup yang Jelas

Tujuan Kristus Datang

Ini menyiratkan bahwa Anda memiliki tujuan hidup yang jelas. Secara negatif, seperti ini: jangan berbuat dosa. “Aku menuliskan hal-hal ini kepadamu supaya kamu jangan berbuat dosa.” (1 Yohanes 2:1) “Anak Allah datang untuk tujuan ini: menghancurkan perbuatan-perbuatan setan.” (1 Yohanes 3:8)

Jika Anda bertanya, “Dapatkah Anda memberi kami hal yang positif, bukan negatif?” Jawabannya adalah: Ya, semuanya disimpulkan 1 Yohanes 3:23. Ini adalah ringkasan bagus dari apa yang ada di seluruh surat Yohanes. Perhatikan satu “perintah” -- “Dan inilah perintah Allah, yaitu supaya kita percaya dalam nama Anak-Nya, Yesus Kristus, dan kita saling mengasihi seperti yang telah Ia perintahkan kepada kita.” Kedua hal ini sangat terkait erat dengan Yohanes karena Yohanes menyebut hal-hal tersebut sebagai satu perintah: percaya Yesus dan mengasihi orang lain. Itulah tujuan Anda. Itulah ringkasan kehidupan orang Kristen. Memercayai Yesus dan mengasihi orang-orang. Percayalah kepada Yesus, kasihilah orang-orang. Itu adalah hadiah yang pertama, sebuah tujuan untuk hidup.

2. Harapan bahwa Kesalahan Kita Akan Diampuni

Sekarang, perhatikan implikasi kedua dari kebenaran ganda bahwa Kristus datang untuk menghancurkan dan mengampuni dosa kita. Yaitu, kita membuat kemajuan dalam melawan dosa kita ketika kita memiliki harapan bahwa kesalahan kita akan diampuni. Jika Anda tidak memiliki harapan bahwa Allah akan mengampuni kesalahan Anda, saat Anda mulai melawan dosa, Anda akan menyerah.

Banyak dari Anda yang mempertimbangkan beberapa perubahan pada tahun baru karena Anda telah jatuh ke dalam pola-pola yang berdosa dan ingin keluar. Anda ingin beberapa pola makan yang baru. Pola yang baru untuk hiburan. Pola memberi yang baru. Pola yang baru tentang berhubungan dengan pasangan Anda. Pola yang baru untuk ibadah dalam keluarga. Pola tidur dan olahraga yang baru. Pola yang baru untuk keberanian bersaksi. Namun, Anda sedang bergumul, bertanya-tanya apakah itu ada gunanya. Nah, inilah hadiah Natal Anda yang kedua, yaitu Kristus, yang tidak hanya datang untuk menghancurkan perbuatan Setan -- dosa kita -- Dia juga datang untuk menjadi pembela bagi kita saat kita gagal dalam perjuangan kita.

Jadi saya memohon kepada Anda, biarkan kebebasan untuk gagal memberi Anda harapan untuk berjuang. Akan tetapi, hati-hati! Jika Anda mengubah anugerah Allah menjadi lisensi, dan berkata, “Baiklah, jika saya bisa gagal, dan itu tidak masalah, mengapa harus berjuang?” -- jika Anda mengatakan itu, dan bersungguh-sungguh, dan terus bertindak berdasarkan itu, Anda mungkin belum dilahirkan kembali dan harus gentar.

Namun, bukan seperti kebanyakan dari Anda. Sebagian besar dari Anda ingin melawan pola-pola yang berdosa dalam hidup Anda. Dan, apa yang Tuhan katakan kepada Anda adalah ini: Biarkan kebebasan untuk gagal memberi Anda harapan untuk berjuang. Saya menulis ini kepada Anda supaya Anda jangan berdosa, tetapi jika Anda berdosa, Anda memiliki seorang pendukung, Yesus Kristus.

3. Kristus Akan Menolong Kita

Natal

Yang terakhir, implikasi ketiga dari kebenaran ganda bahwa Kristus datang untuk menghancurkan dosa kita dan untuk mengampuni dosa-dosa kita adalah Kristus benar-benar akan menolong kita dalam perjuangan kita. Dia benar-benar akan menolong Anda. Dia ada di pihak Anda. Dia tidak datang untuk menghancurkan dosa karena dosa itu menyenangkan. Dia datang untuk menghancurkan dosa karena itu adalah fatal. Ini adalah pekerjaan iblis yang menipu dan akan menghancurkan kita jika kita tidak melawannya. Dia datang untuk menolong, bukan menyakiti kita.

Jadi, inilah hadiah Natal Anda yang ketiga: Kristus akan menolong mengatasi dosa Anda. Dalam 1 Yohanes 4:4 dikatakan, “Ia yang ada dalam dirimu lebih besar daripada yang ada di dunia ini.” Yesus hidup, Yesus Mahakuasa, Yesus hidup dalam kita melalui iman. Dan, Yesus ada untuk kita, bukan melawan kita. Dia akan menolong Anda. Percayalah kepada Dia. (t/Jing-Jing)

Download Audio
Diterjemahkan dari:
Nama situs : Desiring God
Alamat situs : http://www.desiringgod.org/articles/three-christmas-presents
Judul asli artikel : Three Christmas Presents
Penulis artikel : John Piper
Tanggal akses : 11 Juni 2017
 
Stop Press! Aplikasi Renungan e-Santapan Harian

Apps e-SH

Dapatkan renungan e-Santapan Harian (e-SH) melalui aplikasi e-SH. Renungan e-SH dapat menolong Anda untuk menjalani hari-hari Anda bersama firman Tuhan. Aplikasi ini menyediakan 6.000+ bahan saat teduh berupa renungan yang disusun berdasarkan kitab-kitab dalam Alkitab (Kejadian -- Wahyu). Keistimewaan renungan e-SH adalah pada kesetiaannya membahas teks Alkitab secara eksposisi sehingga pengguna dapat belajar firman Tuhan secara lebih mendalam. Renungan e-SH ini diterbitkan oleh Scripture Union Indonesia (SUI) dan didistribusikan secara elektronik oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).

Nah, tunggu apa lagi, unduh aplikasinya sekarang juga melalui Play Store di: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.santapan.harian

Informasi lebih lengkap di Situs Android SABDA

 
Anda terdaftar dengan alamat: $subst('Recip.EmailAddr').
Anda menerima publikasi ini karena Anda berlangganan publikasi e-Wanita.
e-Wanita wanita@sabda.org
e-Wanita
@sabdawanita
Redaksi: N. Risanti dan Margaretha I.
Berlangganan | Berhenti | Arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
©, 2018 -- Yayasan Lembaga SABDA
 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org