Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2023/07/04

Selasa, 4 Juli 2023 (Minggu ke-5 sesudah Pentakosta)

Ibrani 10:19-39
Tahan untuk Beriman

Beriman kepada Tuhan berarti memberi hidup kita kepada-Nya dan siap mengikuti perintah Tuhan dengan setia. Dalam realitasnya, kita sering diperhadapkan pada godaan untuk tidak setia. Penulis Surat Ibrani memahami perjuangan iman yang dihadapi oleh orang percaya dan membahas tentang panggilan untuk setia di tengah tantangan.

Ada dua hal istimewa yang kita terima dari penebusan Yesus Kristus. Pertama, jalan yang baru untuk datang ke hadapan Allah (19-20). Kedua, Kristus sendiri sebagai Imam Besar Agung (21). Kedua hal inilah yang memampukan kita untuk beribadah kepada-Nya dengan iman yang teguh (22).

Itulah dasar kita untuk memiliki pengharapan yang kokoh (23), serta untuk saling menguatkan dalam kasih dan ibadah kita (24-25). Dengan hak istimewa sebagai anak-anak Allah ini, kita diberi peringatan untuk tidak memandang remeh anugerah Allah (26-31). Selain itu, kita pun diminta untuk mengingat derita masa lalu yang penuh kesia-siaan (32-34).

Oleh karena itu, sekarang penulis Ibrani menguatkan kita untuk beriman dengan setia hingga kelak kita menerima pemenuhan janji Allah (35-36). Ia mengingatkan bahwa orang benar akan hidup oleh iman dan memperoleh hidup yang kekal (37-38).

Iman tidak sekadar berbicara tentang kerohanian kita (hal-hal yang tidak kasat mata), tetapi iman sejati akan hadir dalam realitas kehidupan sehari-hari lewat relasi kita dengan Allah.

Anugerah keselamatan yang telah kita terima melalui penebusan Yesus Kristus adalah kesempatan untuk melihat hidup dari sudut pandang kekekalan bersama Allah. Maka, kepada kita diberikan pertanyaan: Apakah kita akan dapat menikmatinya?

Inilah titik di mana setiap orang percaya diundang untuk meneguhkan iman mereka kepada Allah. Dengan demikian, menikmati anugerah Allah berarti bersedia untuk terus belajar dalam pengudusan dan bertahan di bawah tantangan hidup, yang terus kita alami dalam penyertaan Roh Kudus.

Hidup yang bertahan dalam pergumulan adalah hidup yang mengandalkan iman kepada Tuhan. [IBS]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org