Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2023/05/12

Jumat, 12 Mei 2023 (Minggu ke-5 sesudah Paskah)

Ulangan 34
Semua atas Izin Tuhan

Sering kali kita mengeluh dan meratapi apa yang terjadi dalam hidup ini, meskipun kita tahu bahwa ratapan itu tidak ada gunanya dan tidak akan menyelesaikan masalah. Sebab kenyataannya, segala sesuatu yang terjadi telah diatur oleh Tuhan. Demikian juga halnya dengan kematian dan panggilan untuk berkarya bagi Tuhan.

Musa dan Yosua adalah orang-orang pilihan Tuhan. Mereka dipanggil dan dipilih dengan cara berbeda, tetapi keduanya sama-sama melayani Tuhan. Nas kita hari ini mengisahkan bagian akhir dari hidup dan pelayanan Musa, abdi Allah, juga bagian awal dari panggilan pelayanan Yosua.

Kepada Musa, Tuhan memperlihatkan seluruh negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang Israel: Abraham, Ishak, dan Yakub (1-3). Sekalipun dirinya tidak seberuntung Yosua, sebab ia hanya bisa memandangi tanah perjanjian itu dari kejauhan, Musa tetap taat pada keputusan dan kehendak Tuhan (4-7). Tidak ada protes, apalagi kemarahan kepada Tuhan. Ia tahu dan sadar betul bahwa segala sesuatu yang terjadi atas dirinya adalah atas izin Tuhan.

Karena Musa hidup dengan dedikasi dan hati yang lembut, kematiannya ditangisi oleh seluruh orang Israel selama tiga puluh hari (8).

Kepada Yosua, Tuhan memberikan roh kebijaksanaan agar ia mampu memimpin Israel. Yosua menjadi pemimpin yang berhikmat dan setia melakukan kehendak Tuhan, sama seperti yang telah diamanatkan kepada Musa (9-12). Baik Musa maupun Yosua, keduanya memahami bahwa semua yang mereka alami adalah atas izin Tuhan.

Kedua tokoh itu adalah para pemimpin dan pelayan Tuhan yang patut diteladani. Sikap patuh, setia, dan taat dalam memenuhi kehendak Tuhan tanpa penolakan terlihat dengan jelas dalam kepribadian dan setiap tindakan mereka. Kehidupan mereka mengajarkan kepada kita untuk bersyukur atas setiap kesempatan yang Tuhan berikan, dan juga untuk menumbuhkan kerelaan hati dalam memberikan kesempatan kepada orang lain untuk membaktikan dirinya sesuai kehendak Tuhan. [EMR]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org