Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2022/06/23

Kamis, 23 Juni 2022 (Minggu ke-2 sesudah Pentakosta)

Roma 3:1-8
Jangan Anggap Remeh

Orang Yahudi memiliki hak istimewa untuk menjadi umat pilihan Tuhan. Mereka memiliki hukum Taurat, dan lewat garis keturunan mereka, Yesus Kristus, Sang Juru Selamat lahir. Namun, semua itu bukan berarti mereka lebih unggul daripada bangsa-bangsa lain. Sebaliknya, mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk hidup seturut dengan kehendak Tuhan.

Paulus menasihatkan agar orang Yahudi menyadari tanggung jawab mereka sebagai umat pilihan Tuhan. Sebab, saat itu banyak orang Yahudi yang berpikir: karena mereka adalah umat Tuhan dan keturunan Abraham, mereka menjadi spesial dalam penghakiman. Mereka berpikir bahwa Allah itu pengampun, penuh kasih, dan hanya akan menghukum orang-orang bukan Yahudi. Maka, banyak di antara mereka yang berpikir bahwa tidak apa-apa berbuat dosa sebab Tuhan pasti akan mengampuni mereka (7-8).

Pemikiran ini sangatlah sesat. Melalui bagian ini Paulus mengingatkan bahwa Tuhan itu adil bagi semua. Justru mereka yang adalah umat Tuhan dituntut lebih karena mereka telah mengenal kebenaran. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi mereka untuk membenarkan dosa yang mereka lakukan (8b).

Hari ini tidak jarang orang Kristen berpikir: "Karena saya sudah Kristen, saya bebas berbuat apa saja yang saya mau. Nanti pada hari Minggu saya akan mengaku dosa, dan Tuhan pasti mengampuni saya." Pemikiran demikian jelas salah dan sesat. Memang benar bahwa Tuhan adalah pengampun dan penuh kasih, tetapi Ia tidak akan membiarkan diri-Nya dipermainkan. Mereka yang meremehkan anugerah keselamatan akan menerima konsekuensinya.

Mari kita mengevaluasi hidup kita dan bertanya, "Sudahkah saya sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, ataukah saya menjadi orang Kristen ala kadarnya?" Mereka yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan tidak akan menganggap remeh keselamatan. Justru mereka akan berusaha hidup menuruti firman Tuhan untuk menyenangkan-Nya. Kiranya setiap kita menjadi orang-orang yang sungguh-sungguh menghormati Tuhan dan menghargai anugerah keselamatan-Nya. [STG]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org