Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2020/03/23

Senin, 23 Maret 2020 (Minggu Pra Paskah 4)

Akibat dari sebuah keputusan, kita harus berhadapan dengan otoritas pemerintah. Kemudian, keputusan itu pun membuat sahabat, saudara, dan keluarga meninggalkan kita. Apakah Anda berani mengambil keputusan walau akibatnya fatal?

Penulis Injil Lukas menggambarkan hal ini bahwa semua orang akan mengalami suatu keadaan sulit (8-11). Akan tetapi, kesulitan pengikut Kristus lebih berat. Mereka akan dianiaya oleh penguasa, tokoh agama, bangsa sendiri, saudara-saudara, sahabat, bahkan keluarga (12-19). Semua ini terjadi karena mereka percaya bahwa Yesus adalah Mesias.

Bagi Yesus, pengikut-Nya harus mengalami semua ini. Walaupun demikian, keadaan sulit ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk bersaksi lewat kemampuan hikmat dan kuasa Allah. Inilah janji Yesus kepada pengikut-Nya. Terlebih lagi, Ia berjanji akan tetap menyertai dan memelihara umat-Nya. "Tidak sehelai rambut kepalamu akan hilang, " demikian firman-Nya (18). Pengalaman gereja mula-mula adalah bukti bahwa tidak mudah menjadi pengikut Kristus. Banyak orang mengalami keadaan buruk, tetapi gereja mula-mula jauh lebih buruk. Kondisi tersebut tidak membuat mereka, sebagai orang percaya, berhenti bersaksi. Sebab Allah akan terus memampukan dan menyertai mereka.

Mungkin kesulitan kita sekarang berbeda dari gereja mula-mula. Penderitaan Kristus mungkin bukan gagasan populer pada zaman ini yang mengejar kenyamanan dan kemapanan. Bisa jadi, itulah sebabnya muncul teologi kemakmuran. Ajaran mereka adalah jika mengikut Kristus, pasti akan makmur. Sekarang, kesulitan tidak lagi menindas kita orang percaya, tetapi justru kenikmatan, kemapanan, dan kemakmuran. Inilah konteks tugas kita dalam menyaksikan kesejatian Injil.

Kristus telah menderita dan mati bagi dosa dunia. Ia telah menjadi teladan bahwa kasih adalah di atas segalanya, bukan kenikmatan. Hendaklah kita senantiasa menyaksikan Injil yang sejati, sehingga ketika penderitaan datang, banyak orang sudah dimenangkan. [JHN]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org