Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2020/01/13

Senin, 13 Januari 2020 (Minggu ke-1 sesudah Epifania)

Yohanes 7:1-13
Tidak Populer

Manusia suka popularitas. Ia gemar pujian, tepuk tangan, persetujuan, atau sorak-sorai atas apa yang dilakukannya. Orang rela melakukan apa pun demi mewujudkan hawa nafsunya. Jika perlu, ia rela mengorbankan apa saja – termasuk iman dan integritasnya.

Apa yang ditawarkan beberapa saudara-Nya kepada Yesus adalah popularitas (3-4). Mereka ingin mengembalikan popularitas Yesus setelah ditinggalkan banyak murid-Nya (6:66). Mereka mengusulkan agar Yesus pergi ke Yerusalem untuk menunjukkan berbagai perbuatan besar-Nya. Di Yerusalem akan ada perayaan Hari Raya Pondok Daun di mana orang Israel dari berbagai daerah akan berkumpul di sana. Popularitas-Nya akan kembali apabila Ia mengeskpos perbuatan-perbuatan-Nya secara terbuka di sana. “Tampakkanlah diri-Mu kepada dunia, ” kata mereka kepada Yesus (4).

Yesus menolak tawaran itu. Ia menjelaskan siapa diri-Nya, apa misi-Nya, dan bagaimana Ia menjalankan misi-Nya. Sebagai “Yang Kudus dari Allah”, Ia akan melakukan konfrontasi terhadap dunia dengan segala kejahatannya (7). Itu adalah pekerjaan yang sangat tidak populer.

Yesus memang pergi ke Yerusalem, namun bukan dengan cara yang diusulkan oleh para saudara-Nya. Ia pergi secara diam-diam sampai orang-orang pun mencari-Nya (10-13). Ia menjauhi hiruk pikuk keramaian.

Yesus memilih jalan kesunyian. Ia melakukan hal-hal yang tidak populer. Ia tidak mengikuti suara orang banyak. Ia cenderung membenturkan mereka dengan kebenaran Allah. Ia tidak membiarkan sanjungan dan sorak-sorai orang banyak membelokkan misi-Nya. Sebaliknya, Ia memilih jalan yang banyak orang menolak untuk melaluinya.

Bagaimana dengan kita? Apakah popularitas telah mengubah identitas dan misi kita di dunia? Maukah Anda menjadikan Yesus sebagai teladan untuk memilih jalan kesunyian dalam hidup Anda?

Doa: Tuhan Yesus, kuatkan dan teguhkanlah kami untuk mengikuti teladan-Mu di dunia yang penuh godaan ini. [JPH]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org