Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2019/01/18

Jumat, 18 Januari 2019 (Minggu ke-1 sesudah Epifani)

Lukas 6:46-49
Dengarkan (Baca), Lalu Lakukan!

Kokohnya sebuah bangunan sangat bergantung pada kualitas fondasinya. Jika kita menanam fondasi semakin dalam, maka bangunan di atasnya akan kokoh. Apalagi, jika kita menggunakan batu bermutu baik, itu akan menambah kukuh gedung di atasnya.

Pada akhir dari pengajaran-Nya, Yesus memberikan sebuah penekanan yang sangat serius. Dia menekankan dua hal yang penting, yaitu mendengar dan melakukan. Siapa pun yang mau mendengar sekaligus melakukan pengajaran-Nya, maka orang itu adalah seorang bijaksana (24). Yesus mengibaratkannya seperti tukang bangunan. Dia mendirikan rumah dengan kualitas fondasi dan batu yang baik. Jadi, ketika hujan, banjir, dan badai menerpa, rumah itu akan tetap berdiri kokoh (25). Akan tetapi, ada orang yang sebaliknya. Mereka hanya mau mendengar, tetapi tidak melakukan. Yesus mengatakan orang jenis ini seperti seorang tukang yang bodoh. Dia sedang membangun rumah di atas pasir. Jadi saat hujan, banjir, dan angin keras menimpanya, maka rumah itu roboh (26-27).

Sama halnya dengan orang yang sedang belajar bahasa baru. Jika mendengar ajaran gurunya, maka dia menjadi tahu tentang bahasa itu serta artinya. Namun, jika dia tidak pernah menggunakannya dalam percakapan, lambat laun, tentu saja, bahasa itu akan hilang. Dia akan segera melupakannya. Sia-sialah waktu yang dia gunakan untuk belajar selama ini. Dia akan rugi karena telah membuang-buang waktu dan uang untuk belajar, namun tidak menghasilkan apa-apa.

Kita memang harus (wajib) membaca dan mendengarkan firman Tuhan. Itu adalah cara kita mengenal Allah sekaligus mengetahui kehendak-Nya bagi kita. Namun, jangan berhenti sampai di situ. Kita harus membuat Firman jadi nyata terlihat, didengar, dan dirasakan setiap orang. Oleh karena itu, kita harus menghidupi firman itu dalam setiap bidang hidup keseharian. Hanya dengan cara ini, maka kita memuliakan Allah bukan lagi hanya dengan kata, tetapi juga dengan aksi nyata.

Doa: Tuhan hari ini saya mau berkomitmen untuk melakukan firman-Mu dalam hidupku setiap hari. [IVT]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org