Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2019/01/10

Kamis, 10 Januari 2019 (Hari Epifani)

Lukas 6:1-5
Sabat untuk Rekreasi

Murid-murid Yesus lapar dalam perjalanan. Mereka menggisar (menggosok, bukan memetik) gandum kemudian memakannya. Peraturan Sabat menganggap tindakan ini sebagai pelanggaran. Namun, Yesus mengutip kisah Daud dan para pengikutnya ketika mereka kelaparan. Alkitab menuliskan bahwa mereka makan roti sajian. Padahal, roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam.

Dalam hal ini, Yesus meluruskan bahwa hari Sabat diberikan untuk manusia, bukan malah sebaliknya.

Sabat artinya berhenti, melepaskan, dan disegarkan. Pada hari Sabat, manusia dan hewan berhenti dari pekerjaannya sehari-hari. Mereka lepas dari rupa-rupa kesibukan dan tuntutan hidup agar disegarkan kembali. Sabat adalah anugerah Tuhan demi kepentingan manusia karena Dia mengasihi manusia. Namun, pemuka agama Yahudi menafsir dan memberi aturan-aturan tambahan mengenai Sabat pada masa itu. Misalnya, perihal larangan dan rentang waktu hari Sabat. Semua peraturan itu malah menjadi beban tambahan yang melelahkan dan mengekang.

Kita mungkin sering lupa waktu saat bekerja. Kita larut dalam keinginan, tuntutan pekerjaan, dan kebutuhan hidup yang tiada habisnya. Sehingga waktu dan kesibukan memperbudak kita, sampai akhirnya kita lupa untuk istirahat, melepaskan beban, dan menyegarkan diri. Akibatnya, stres datang menyapa, kreativitas menjadi menurun, jenuh, relasi memburuk, dan sebagainya.

Tubuh dan jiwa perlu "Sabat" untuk rekreasi. Itulah maksud Tuhan menurunkan ketentuan hari Sabat. Kata "rekreasi" berasal dari bahasa Latin, yang berarti membuat (menciptakan) ulang. Momen itu untuk menyegarkan jiwa dan tubuh setelah lelah bekerja. Jika kita memakai pisau secara terus-menerus tanpa mengasahnya, maka ia akan tumpul. Begitu pula badan dan jiwa akan lelah, jika kita tidak menyegarkannya kembali.

Doa: Ajarlah kami untuk belajar melepaskan diri sejenak dari rutinitas, agar kami disegarkan memperoleh kekuatan baru menjalani pekerjaan kami. [WTH]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org