Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2018/09/20

Kamis, 20 September 2018 (Minggu ke-17 sesudah Pentakosta)

Kisah Para Rasul 16:19-40
Perlindungan Allah bagi Orang Benar

Kebaikan yang kita lakukan belum tentu dianggap baik oleh orang lain. Sebab setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam memahami konsep kebaikan. Contohnya, para majikan dari perempuan tenung sangat tidak gembira saat Paulus mengusir roh dalam tubuh perempuan tersebut. Sebab hal itu dapat menghilangkan sumber penghasilan mereka (18-19).

Tindakan Paulus yang tidak kompromi dengan ketidakbenaran menyebabkan dirinya dan Silas ditangkap serta menyeret mereka ke pasar untuk diadili oleh penguasa. Mereka didakwa dengan tuduhan mengacaukan kota dengan adat istiadat yang bertentangan dengan orang Romawi (20, 21). Akibatnya banyak orang menjadi marah dan geram. Paulus dan Silas pun didera dan dijebloskan ke dalam penjara dengan kondisi kaki dibelenggu dalam pasungan yang kuat (23, 24).

Dalam penderitaan mereka, Paulus dan Silas tetap berdoa dan menaikkan pujian kepada Allah. Lalu terjadilah gempa bumi yang dahsyat, meluluhlantakkan tembok-tembok penjara, dan pintu penjara terbuka. Kepala penjara terjaga dari tidurnya. Ia sangat ketakutan karena menduga para tahanan melarikan diri, termasuk Paulus dan Silas. Ia pun berkeinginan bunuh diri. Namun, Paulus mencegah tindakan tersebut dan menenangkan kekalutan kepala penjara. Yang terjadi justru kepala penjara memberikan dirinya dan seisi rumahnya untuk dibaptis (34).

Melalui peristiwa gempa bumi, Allah menolong Paulus dan Silas. Allah juga yang membuat kepala penjara menerima Kristus sebagai Juru Selamatnya. Di sini Allah memberikan perlindungan-Nya bagi orang benar. Karena itu, jangan takut melakukan sesuatu sesuai kebenaran-Nya. Lakukanlah kebaikan, maka Allah akan menolong kita sehingga kebenaran yang sesungguhnya akan terungkap. Percayalah!

Doa: Tuhan, jangan biarkan keraguan menghantuiku saat aku belajar bertindak benar. Berikanlah ketetapan hati untuk terus-menerus menjadi pelaku kebenaran yang sesuai dengan kehendak-Mu. [YNB]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org