Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2017/07/21

Jumat, 21 Juli 2017 (Minggu ke-6 sesudah Pentakosta)

Titus 2:1-10
Pemimpin dan Jemaat yang Menyehatkan

Rasul Paulus menugasi Titus untuk menghadapi masalah ajaran yang tidak sehat dalam jemaat Kreta (1:5). Ajaran itu berdampak pada kekacauan. Lagi pula jemaat Allah sangat rentan terhadap penipu (1:11). Dalam pasal 2 Paulus memberitahu Titus apa yang harus diajarkannya untuk menanggapi ajaran yang tidak sehat itu.

Nasihat Paulus dalam perikop ini menguraikan gambaran tentang kehidupan sehat yang diperkenan Allah, antara lain: laki-laki yang tua (2); perempuan yang tua (3-4a); perempuan yang muda (4b-5); pemuda (6); dan hamba (9-10). Nasihat mendasar yang diberikan Paulus adalah hidup sederhana (bukan seperti peminum yang tidak dapat mengendalikan diri), terhormat (karena kebaikannya), bijaksana, dan akhirnya sehat dalam iman, kasih, dan ketekunan. Yang terakhir ini menunjukkan bahwa sifat yang diharapkan dan diutamakan oleh Paulus adalah manusia baru dalam Kristus. Jadi, Titus harus menanggapi ajaran sesat dengan pengajaran mengenai hidup yang diperkenan Allah.

Agaknya Paulus menyasar semua golongan. Ia ingin menunjukkan jika jemaat mau mewujudkan firman Allah secara nyata bagi masyarakat, maka pelayan harus menjadi kesaksian Allah bagi sesamanya (7-10). Pertanyaannya adalah apa relevansi nasihat Paulus bagi para pelayan, hamba, dan warga jemaat biasa? Pertama, semua orang patut menjadi teladan dan memelihara ajaran yang menyehatkan. Dengan demikian, orang muda tidak berhak menuntut teladan dari orang tua saja, malahan ia semestinya menjadi teladan bagi lingkungannya. Kedua, orang tua wajib melayani dalam rumah tangga. Kita semua dapat menjadi pelayan bagi teman-teman atau orang-orang di sekeliling kita.

Cara efektif menghadapi ajaran yang tidak sehat adalah pemimpin yang sehat memberitakan ajaran yang benar dan menyehatkan supaya pola pikir jemaat menjadi sehat dan perilaku mereka membawa kemuliaan bagi Allah di masyarakat. Sudahkah kita menciptakan suasana yang sejuk dan menyehatkan di gereja kita? [ETY]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org