Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2017/04/09

Minggu, 9 April 2017 (Minggu Sengsara ke-6)

Mazmur 102:13-29
Allah yang dapat Diandalkan

Pernahkah Anda merasa kewalahan dalam menghadapi persoalan hidup, namun ditolong oleh Tuhan sehingga membuat Anda kagum dengan cara Allah memelihara dan mengatur hidup kita melewati berbagai kesulitan hidup? Itulah yang dirasakan oleh pemazmur dalam mazmur ini.

Pada awal dari mazmur kita melihat betapa sengsara hati pemazmur dan bagaimana ia mengungkapkan isi hatinya kepada Tuhan. Ia merasa lemah lesu dan sengsara (1), merasa jauh dari Tuhan (2-3), penuh kesesakan dan merasa hancur (4-7), gelisah dan dicela sepanjang hari (8-10), serta mengira Tuhan marah kepadanya dan menghukumnya (11-12). Pemazmur sudah kewalahan dengan persoalan hidup yang menimpanya. Namun dalam situasi yang membuat pemazmur frustrasi, ia tidak meninggalkan Tuhan. Ia memilih memandang dan memercayai Tuhan.

Hal apa yang membuat pemazmur yakin dan menaruh kepercayaannya kepada Tuhan walau ia berada dalam situasi yang membuatnya frustrasi? Pertama, pemazmur memercayai bahwa Allah itu kekal dan berkuasa (13-25). Allah seperti itu tidak dibatasi dan dipengaruhi oleh waktu. Kemahakuasaan-Nya memungkinkan Allah menetapkan segala sesuatu yang terjadi seturut dengan waktu dan kehendak-Nya. Karena Ia mahakuasa, maka kita dapat mengandalkan Dia sepenuhnya.

Kedua, pemazmur memercayai bahwa Allah itu ada dan tidak berubah (26-29). Keberadaan Allah tidak dipengaruhi oleh zaman yang terus-menerus berubah (26) dan Ia kekal adanya (27). Dari dulu sampai sekarang, Allah tetap sama, baik dalam hal kebaikan, kuasa, maupun kasih-Nya (28-29). Itu sebabnya, kita dapat senantiasa mengandalkan Allah sebagai gunung batu kita.

Pemahaman kita tentang siapakah Allah sangat memengaruhi cara kita menyikapi berbagai persoalan hidup. Bersyukurlah kepada Allah yang kekal, berkuasa, dan tak berubah. Sebab kita dapat mengandalkan lengan Allah yang kuat sebagai sandaran yang kukuh dalam kehidupan kita. [MFS]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org