Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2015/07/19

Minggu, 19 Juli 2015

Mazmur 27
Nantikanlah Tuhan

Judul: Nantikanlah Tuhan
Menanti sesuatu yang tak pasti tidaklah menyenangkan karena membuat kita gelisah dan ragu. Namun, pada mazmur ini, Daud justru mengajak kita untuk menantikan Tuhan. Situasi seperti apa yang dihadapi Daud? Ada tiga kemungkinan: saat Daud dalam pelarian karena ingin dibunuh Saul, awal perang tujuh tahun antara suku Yehuda dengan suku-suku Israel lain, atau ketika Daud lari karena pemberontakan Absalom. Dari ketiganya, tidak satupun peristiwa yang berlangsung sebentar. Ia harus menunggu Tuhan dalam waktu panjang dan situasi mengancam. Pada 1 Samuel 22:3, ketika Daud lari Saul, ia berkata kepada raja Moab, "Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu apa yang dilakukan Allah kepadaku". Daud tidak tahu apa rencana Allah, tetapi ia tetap mencari (8) dan menantikan Tuhan (14) sampai ia memahami rencana Tuhan. Mengapa Daud tetap menanti Dia? Karena Tuhan terang keselamatannya (1a), benteng hidupnya (1b). Selama bersama Tuhan, ia percaya Tuhan melindungi dan menyertainya (4-5).

Alkitab mencatat beberapa pengalaman menunggu Tuhan: Allah bisa memberitahu Musa tentang rencana membebaskan Israel. Namun, Allah membuatnya menunggu empat puluh tahun agar Musa belajar bergantung pada-Nya. Allah bisa memberi keturunan kepada Abraham tidak lama setelah ia dan Sara menikah. Namun Allah menunggu Abraham tua agar ia belajar beriman. Yesus bisa langsung datang dan menyembuhkan ketika Lazarus masih sakit. Namun, Ia menunggu agar dapat membangkitkannya dari kematian dan memuliakan Allah. Allah dapat menjawab doa dan memenuhi kebutuhan tokoh-tokoh itu, tetapi Ia membuat mereka menunggu karena Ia sedang membangun kerohanian mereka. Begitu pula dengan kita. Saat Allah membuat kita menunggu lama untuk jawaban doa dari-Nya, karena Ia ingin membangun kerohanian kita.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org