Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2014/04/11

Jumat, 11 April 2014

Yohanes 17:20-26
Menjadi satu

Judul: Menjadi satu
Para rasul akan pergi bersaksi dalam kesetiaan mereka terhadap firman dan Yesus. Akan banyak orang yang menjadi percaya, yang merupakan hasil penginjilan. Pemimpin umat akan terus berganti dan pemberitaan firman akan terus dikobarkan. Bukan hanya dari Israel hingga Roma, tetapi sampai ke ujung dunia.

Yesus berdoa agar individu hasil pemberitaan Injil ini memahami makna menjadi satu (20-21). Menjadi satu karena Allah dan Yesus adalah satu. Itu berarti mempraktikkan kasih yang terjadi antara Allah dan Anak, yaitu kasih yang sama yang diberikan kepada semua orang yang percaya. Menjadi satu berarti tidak tercerai berai oleh karena adanya perbedaan budaya, bahasa, tempat, dan lain-lain. Itu berarti berkeinginan menjaga kesatuan meski ada perbedaan. Dengan adanya kasih maka kesatuan dikedepankan, sementara pertikaian dan pertumpahan darah ditinggalkan jauh di belakang.

Mengapa kesatuan orang percaya menjadi kerinduan Yesus dalam doanya? Karena Yesus ingin agar para murid hasil pemberitaan Injil menjadi saksi bagi dunia, agar dunia tahu bahwa Allah Bapa telah mengutus Yesus dan Yesus mengasihi semua orang yang percaya kepada-Nya. Kasih ini bersumber dari Bapa, maka semua milik Allah harus memahami dalamnya makna kasih Allah. Karena kasih-Nya, Ia telah mengurbankan Anak-Nya untuk menjadi tebusan bagi semua manusia berdosa. Maka menjadi satu hanya dapat terjadi jika orang percaya memiliki dan mempraktikkan kasih Allah di antara satu dengan yang lain.

Orang percaya saat ini tersebar di berbagai belahan bumi, yang berbeda budaya, bahasa, dan lain-lain. Bagaimana kita dapat bersatu sementara ada begitu banyak perbedaan yang bisa saja menghalangi kita untuk mengasihi sesama saudara seiman? Maka yang terpenting adalah mengedepankan kasih Yesus yang sudah kita alami. Marilah kita pancarkan kasih itu melalui kesatuan kita sebagai orang-orang yang percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus, agar melaluinya dunia dapat melihat kasih dan kemuliaan-Nya.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org