Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2014/04/09

Rabu, 9 April 2014

Yohanes 17:1-5
Mengenal Bapa dan Putra-Nya

Judul: Mengenal Bapa dan Putra-Nya
Sebelum berpisah dengan murid-murid-Nya, Yesus terlebih dahulu berdoa bagi mereka. Tema utama doa Yesus adalah kerinduan-Nya akan kemuliaan Bapa dan damai sejahtera di antara murid-murid-Nya.

Yesus meminta agar Bapa mempermuliakan Dia sama seperti Dia mempermuliakan Bapa, yang telah memberikan kuasa kepada-Nya; mempermuliakan Dia karena Ia menyelesaikan pekerjaan yang Bapa tetapkan; mempermuliakan Dia dengan kemuliaan yang Bapa miliki. Tiga kali Ia berseru ‘permuliakanlah Anak-Mu’. Ini mengandung penekanan bahwa tugas-Nya mempermuliakan Bapa telah selesai.

Yesus juga menyatakan bahwa Ia akan memberikan kehidupan kekal kepada semua orang yang telah diberikan Bapa kepada-Nya (2), yaitu orang-orang yang telah dipilih sejak semula agar mengalami hidup kekal dengan mengenal Allah dan Anak-Nya. Dengan pengenalan tersebut, maka mereka yang telah dipilih akan mengetahui kehendak Bapa seperti yang Yesus lakukan.

Doa Tuhan ini mengajar kita tentang ke-Allah-an Yesus. Panggilan Bapa mengungkapkan bahwa keberadaan-Nya sama dengan Bapa. Untuk selanjutnya, jika kita memanggil Bapa kepada Allah di surga, disebabkan oleh fakta bahwa kita diperhitungkan sebagai saudara-saudara Tuhan, karena kita percaya kepada-Nya. Ke-Allah-an Yesus juga terungkap dari hubungan bahwa jika orang-orang pilihan dapat mengenal Allah yang benar, maka mereka juga pasti mengenal Yesus melalui pekerjaan-Nya yang mempermuliakan Bapa. Keduanya tidak terpisahkan. Keduanya memiliki kemuliaan yang sama (5).

Beriman kepada Yesus berarti beriman kepada Bapa. Iman ini meyakini bahwa Bapa telah mengutus Anak ke dalam dunia dan Sang Anak telah menyelesaikan tugas-Nya dengan tuntas untuk kemuliaan Bapa. Keyakinan ini harus menjadi kekuatan iman kita. Allah yang sama, yang memilih kita untuk beriman kepada-Nya memberi kesempatan kepada kita untuk mengalami, merasakan, dan menghayati pekerjaan-pekerjaan Yesus bagi dan di dalam diri kita.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org