Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2013/03/21

Kamis, 21 Maret 2013

Matius 26:1-16
Koyakkanlah hatimu!

Judul: Siapakah Yesus bagimu?
Siapakah Yesus bagimu? Kisah ini menggambarkan bagaimana orang-orang melihat siapa Yesus bagi mereka. Para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi melihat Yesus sebagai sosok yang mereka benci. Kebencian mereka yang begitu besar ditunjukkan dengan rencana mereka untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat lalu membunuh-Nya (3). Mereka berunding di istana Imam Besar dan dilakukan dua hari menjelang Hari Paskah Yahudi. Waktu yang seharusnya mereka pakai untuk mempersiapkan diri menyambut Paskah justru dipakai untuk merencanakan kejahatan.

Bagi seorang perempuan yang tidak disebutkan siapa identitasnya, Yesus adalah sosok yang dikasihi. Tindakannya mencurahkan minyak wangi yang sangat mahal ke kepala Yesus mengundang kemarahan para murid yang menganggap perbuatannya itu sebagai pemborosan (8-9). Mungkin bagi mereka, Yesus tidak pantas mendapatkan kehormatan seperti itu? Akan tetapi perempuan itu bertindak demikian karena kecintaannya pada Yesus. Kecintaannya pada Tuhan Yesus melampaui apa yang dipikirkan oleh orang-orang saat itu. Ia tidak berpikir atau merasa rugi untuk memberikan apa yang terbaik bahkan termahal sekalipun. Reaksi Yesus pasti menyukakan dan meneguhkan hati perempuan tersebut.

Apa yang dilakukan Yudas Iskariot sangat kontras dengan yang dilakukan perempuan itu. Sebagai murid Tuhan yang selama ini mengikut Dia, Yudas ternyata memiliki motivasi yang salah. Yudas melihat Yesus sebagai sosok yang bisa mendatangkan keuntungan baginya. Ia pergi kepada para imam dan menanyakan apa yang akan ia dapatkan jika ia menyerahkan Yesus pada mereka (15).

Siapakah Yesus bagi Anda? Mudah-mudah bukan seperti para pemuka agama Yahudi yang memandang Yesus sebagai seteru. Apalagi seperti Yudas yang melihat Yesus demi keuntungan pribadi. Kiranya Anda dan saya melihat Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat yang sudah berkurban bagi kita. Kasih-Nya mendorong kita membalasnya dengan pemberian terbaik kita.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/santapanharian/home.php?d=2013/03/21/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org