Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2011/10/21

Jumat, 21 Oktober 2011

Hosea 9:1-9
Tidak bisa beribadah

Judul: Tidak bisa beribadah
Salah satu ironi dari bangsa Israel adalah ketika mereka di perjalanan di padang gurun menuju tanah perjanjian. Mereka merasakan penyertaan Allah melalui kemah suci, tiang awan dan tiang api. Namun, saat masuk di tanah perjanjian sebagai tempat kudus Allah dan mendirikan bait Allah, yang terjadi justru mereka menyangkali Dia dengan menyembah dewa-dewi Kanaan. Mereka menolak nabi-nabi yang mengingatkan mereka akan perselingkuhan rohani mereka (7-8). Kejahatan mereka disamakan dengan perbuatan noda di Gibea (Hak. 19-21).

Pengkhianatan mereka harus dibayar mahal! Ironi serupa terjadi lagi. Nas hari ini menegaskan hukuman dahsyat Tuhan atas Israel. Mereka telah menyalahgunakan ritual kepada Tuhan dan menajiskan bait Allah untuk menyembah dewa-dewi Kanaan dan berhala-berhala. Mereka akan dibuang dari tanah perjanjian, dari tempat kudus Allah dan diserahkan kepada musuh (3). Di sana mereka akan merasakan kerinduan untuk beribadah kepada Allah, namun tidak mendapatkan kesempatan untuk melakukannya (4-5)!

Nubuat Hosea ini akan terwujud berupa kehancuran kerajaan Israel Utara. Memang bukan pada masa ia melayani, yaitu masa pemerintahan Yerobeam bin Yoas (1:1), tetapi sekitar 30 tahun kemudian. Setelah Zakharia, putra Yerobeam memerintah dan dikudeta, dinasti pendek silih berganti memerintah Israel. Semua raja melakukan hal yang jahat di mata Tuhan dan membawa umat menyembah berhala dan melakukan segala perbuatan jahat. Hukuman Tuhan menimpa mereka berupa penghancuran dan pembuangan yang dilakukan oleh bangsa Asyur (lih. 2Raj. 17).

Penghukuman Tuhan memang dahsyat. Mereka kehilangan segala-galanya, termasuk kesempatan beribadah. Lewat penghukuman ini mereka belajar menghargai apa yang dulu disia-siakan. Kita harus belajar dari pengalaman Israel. Tidak perlu melalui cara yang keras. Hari ini, tawaran pertobatan diberitakan kepada kita, jangan mengeraskan hati! Bertobatlah dan tinggalkan semua berhala Anda! Sembah dan layani Tuhan dengan segenap hati!

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/santapanharian/home.php?d=2011/10/21/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org