Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2010/10/28

Kamis, 28 Oktober 2010

2 Tawarikh 5:2-6:2
Mendukung, bukan ikut campur

Judul: Mendukung, bukan ikut campur
Pembangunan Bait Allah akhirnya selesai, tetapi masih ada pekerjaan penting yang perlu dilakukan, yaitu penahbisan Bait Suci. Maka Salomo mengumpulkan tua-tua Israel, kepala suku, serta para pemimpin puak agar berkumpul di Yerusalem. Tujuannya adalah mengangkut tabut perjanjian Tuhan dari Sion untuk ditempatkan di Bait Allah (2).

Semua orang telah siap melaksanakan peran mereka. Para penyanyi orang Lewi dan para peniup nafiri juga telah siap (12-13), begitu pula para imam dan orang Lewi yang lain. Orang Lewi dan para imamlah yang mengangkat tabut, kemah pertemuan, dan segala barang kudus yang ada dalam kemah itu (5, 7, 11). Para imam pula yang masuk dan menempatkan tabut perjanjian di dalam ruang maha kudus. Sedangkan Salomo, tua-tua Israel, para pemimpin suku dan kaum berdiri di hadapan tabut dan memberikan persembahan (6).

Mengapa Salomo tidak ikut dalam iringan para imam dan membawa tabut perjanjian? Bukankah dia berperan besar dalam pembangunan Bait Allah? Memang. Namun Salomo paham betul aturan di dalam Im. 21:6, 8 dan Bil. 3:7-8 mengenai tugas imam dan orang Lewi untuk membawa tabut perjanjian. Tugas itu tak boleh dialihkan kepada siapa pun, sekali pun raja. Itulah sebabnya Salomo tidak ambil bagian dalam penahbisan Bait Suci. Tugasnya sudah selesai. Tiba saatnya para imam dan orang Lewi melakukan tugas mereka. Salomo menempatkan diri sebagaimana seharusnya.

Ini pelajaran bagi kita, sebagai jemaat dari gereja tempat di mana kita menjadi anggota. Di dalam setiap institusi gereja, ada orang-orang yang dipercaya untuk melakukan tugas tertentu. Atau dengan kata lain, mereka dipercaya menduduki jabatan-jabatan di dalam gereja agar gereja dapat memenuhi tugas panggilannya untuk melayani umat. Sebagai jemaat, tentu kita tidak boleh terlalu banyak mencampuri pelayanan mereka. Yang dapat kita lakukan adalah memberikan saran bila dianggap perlu. Kita juga bisa mendoakan mereka agar dapat melakukan pelayanan dengan sebaik-baiknya.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org