Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2010/09/28

Selasa, 28 September 2010

2 Samuel 14:1-24
Ampuni dan terimalah kembali

Judul: Ampuni dan terimalah kembali
"Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang penggalah", demikian pepatah yang menggambarkan luasnya kasih ibu, atau bisa kita katakan, kasih orang tua kepa-da anaknya. Daud hancur hati ketika mendengar berita kematian Amnon (2Sam. 13:36). Ia juga marah terhadap pembunuh Amnon, walau si pembunuh adalah Absalom, anaknya juga.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu kesedihan Daud surut dan kemarahannya mereda (2Sam. 13:39). Saat itulah kerinduan Daud terhadap Absalom muncul (1), tetapi ia tidak berbuat apa-apa agar bisa bertemu Absalom. Mungkin gengsinya sebagai raja menghalangi dia untuk memerintahkan orang mencari Absalom. Atau bisa juga, ia masih sulit memaafkan Absalom, karena bagaimana pun Absalom adalah pembunuh anaknya. Namun Yoab, orang dekat Daud, cukup memahami hati Daud. Ia tahu bahwa Daud merindukan anaknya, Absalom (1). Maka Yoab mengatur skenario agar bisa memulangkan Absalom. Dengan bantuan seorang perempuan bijaksana dari Tekoa (2), Yoab merancang sebuah drama untuk menggiring Daud bertindak sebagaimana seharusnya ayah terhadap anaknya, atau seseorang terhadap sesamanya.

Raja Daud yang tidak mengetahui skenario Yoab sempat memberikan saran-saran kepada perempuan Tekoa itu (8, 10-11). Namun lama kelamaan Daud menyadari bahwa dalang dari drama dengan pelaku tunggal itu adalah Yoab (19). Dan rencana Yoab pun berhasil. Daud bersedia menerima Absalom kembali di kerajaannya, walaupun belum ingin bertemu secara langsung dengan Absalom (21-24).

Menerima kembali orang yang menyakiti hati kita memang bukan perkara mudah. Namun ingatlah bahwa kita pun pernah menyakiti hati Tuhan dengan dosa-dosa kita, tetapi Ia bersedia mengampuni dan menerima kita kembali melalui darah Kristus, Anak-Nya. Maka mintalah agar Tuhan memenuhi kita dengan kasih-Nya dan alirkanlah kasih itu kepada orang yang pernah menyakiti hati kita. Petrus menuliskan "...kasih menutupi banyak sekali dosa." (1Ptr. 4:8)

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org