Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2010/08/15

Minggu, 15 Agustus 2010

Mazmur 128
Keluarga dan anak adalah berkat

Judul: Keluarga dan anak adalah berkat
Di dalam komunitas Kristen masa kini, penundaan pernikahan atau bahkan kehidupan tidak menikah (selibat) adalah sesuatu yang lazim dijumpai. Bahkan di antara mereka yang menikah, menunda memiliki anak bahkan keputusan untuk tidak memiliki anak juga bukan suatu hal yang aneh. Tradisi selibat di kalangan Kristen memang lebih kuat dibandingkan dengan di dalam komunitas agama lain. Hidup membiara misalnya, pada masa lampau merupakan hal yang dipandang baik dan dijunjung tinggi oleh Gereja. Secara historis ini bisa menjadi bumper ketika ada orang yang mendesak dan mempertanyakan keputusan seseorang untuk tidak menikah. Namun seringkali alasan pragmatislah yang ada di balik penundaan pernikahan atau memiliki anak, bahkan keputusan untuk tidak memiliki anak sama sekali, yaitu kemapanan finansial dan kenikmatan hidup.

Alasan lain yang mengemuka adalah kerepotan. Menikah dan memiliki anak tampaknya kini dipandang sebagai dua komitmen terpisah. Seringkali keduanya diidentikkan dengan kerepotan. Repot harus menyesuaikan diri dengan pasangan atau repot harus membesarkan anak. Belum lagi ongkos – tenaga, pikiran, uang, dan emosi – yang harus diberikan untuk membesarkan dan menyekolahkan anak. Karena itu banyak orang Kristen, terutama di kota-kota besar, memutuskan entah untuk menunda pernikahan, menunda memiliki anak, atau bahkan tidak memiliki anak sama sekali.

Kita perlu mengingat bahwa Tuhan tidak pernah meralat atau pun menarik kembali firman-Nya seperti tertulis dalam Kej. 1:28. Tidak pernah perintah beranak-cucu dianulir (bdk. Kis. 10:15). Mazmur 128 mengingatkan kita betapa pentingnya sebuah keluarga di mata Tuhan dan betapa berharganya anak-anak di mata Tuhan. Berkeluarga dan memiliki anak adalah suatu bentuk pengabdian hidup dan pelayanan kita yang menyukakan hati Tuhan. Jangan biarkan alasan-alasan pragmatis menghalangi rencana Allah hadir melalui hidup dan keluarga kita!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org