Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2010/08/11

Rabu, 11 Agustus 2010

Mazmur 125
Antara dua realitas

Judul: Antara dua realitas
Bagi setiap orang beriman, penyertaan Tuhan adalah realitas. Penyertaan Tuhan membuat kita teguh dan aman di dalam kehidupan. Mazmur ziarah yang kita baca hari ini menggambarkan kerinduan pemazmur saat tiba di Yerusalem, di mana Bait Allah berada. Yerusalem yang dibentengi oleh gunung yang kokoh membayangkan kehidupan orang beriman yang aman terlindung oleh penyertaan Tuhan.

Akan tetapi, kuasa si jahat pun merupakan realitas. Selama masih hidup di dunia ini kita masih akan terus menghadapi pergumulan-pergumulan dengan hal-hal yang tidak baik. Bisa jadi itu merupakan permasalahan di kantor atau di tengah keluarga; bisa jadi tantangan moral atau undangan yang menggiurkan untuk terlibat dalam satu hal yang tidak baik; bisa jadi tekanan hidup yang tak kunjung habis yang kemudian mengaburkan pandangan kita dari kebaikan dan penyertaan Tuhan di dalam kehidupan kita.

Bagaimana anak Tuhan menjalani kehidupan di antara dua realitas ini? Bisakah kita dengan yakin mengatakan bahwa ‘iman saya tidak akan goyah’? Hati-hati dengan keyakinan diri yang berlebihan! Terlalu percaya diri merupakan awal kejatuhan. Ayat 3 bahkan mengatakan bahwa orang-orang benar bisa "mengulurkan tangannya kepada kejahatan" oleh godaan dan tekanan hidup. Kita perlu menyadari bahwa keteguhan iman dan keamanan hidup berasal dari Tuhan yang menopang dan menguatkan kita. Dialah yang membentengi kita dari segala penjuru seperti gunung-gunung yang kokoh melindungi Yerusalem.

Allah senantiasa menyertai anak-anak-Nya. Bagian kita adalah untuk bergumul dan hidup tulus di hadapan-Nya. Ayat 5 mengutuk bukan saja para pelaku kejahatan, tetapi juga "orang-orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit". Inilah orang-orang yang dengan mudah melabelkan banyak hal sebagai "area abu-abu", tanpa terlebih dulu bergumul untuk hidup tulus di hadapan Allah. Seberapa tuluskah Anda hidup di hadapan Allah? Kiranya Tuhan menolong.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org