Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2010/05/21

Jumat, 21 Mei 2010

Mazmur 111
Kebesaran karya Allah

Judul: Kebesaran karya Allah
Mazmur 111 memulai suatu trio dari mazmur Haleluya, karena Mazmur 111-113 semua dimulai dengan seruan halelu-yah (Pujilah Tuhan). Mazmur ini ditulis secara akrostik, penulis memakai urutan abjad Ibrani pada huruf pertama dari setiap baris. Mazmur pujian ini mengundang umat Allah untuk memuji dan memuliakan Allah (1). Tema yang ditekankan oleh mazmur ini adalah mengenai kebaikan Allah yang dinyatakan melalui perbuatan-Nya (bdk. 2, 4, 6, 7).

Ayat 3-6 adalah pujian kepada Tuhan karena perbuatan ajaib-Nya telah membawa Israel keluar dari Mesir dan masuk ke tanah perjanjian. "Perbuatan-perbuatan ajaib" (4) menun-juk pada keajaiban yang Allah lakukan dalam menyelamat-kan umat-Nya (lih. Kel. 3:20, 34:10). "Diberikannya rezeki" (5; secara harafiah "Ia menyediakan makanan") mengingatkan kita kepada roti manna di padang gurun. Perjanjian-Nya (5) mengingatkan kita pada Kel. 2:23- 24 yang menyatakan Allah menyelamatkan umat-Nya karena Ia mengingat perjanjian-Nya dengan nenek moyang mereka. Pemberian pusaka bangsa-bangsa kepada Israel (6) menunjuk pada penaklukan dan pendudukan tanah perjanjian.

Ayat 7-10 menggambarkan perbuatan Tuhan yang mengadakan perjanjian dengan Israel di Sinai. Seperti Tuhan telah memberikan keselamatan kepada umat-Nya, Ia juga memerintahkan perjanjian hukum-Nya untuk selama-lama-Nya (7-9). Keselamatan dan hukum sama-sama merupakan perbuatan Tuhan dan keduanya berkaitan erat. "Nama-Nya kudus dan dahsyat" (9) menekankan bahwa umat Allah yang telah diselamatkan harus hidup dalam kekudusan, yaitu menjalankan perintah-perintah- Nya (bdk. Yoh. 15:10).

Marilah kita menyadari bahwa baik keselamatan maupun hukum Allah merupakan karya ajaib Tuhan yang diberikan dalam anugerah-Nya kepada umat-Nya. Marilah kita tidak hanya bersyukur, tetapi bertekad menaati segala titah-Nya, sehingga kita menjadi orang yang berhikmat karena permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan (10).

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org