Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2010/01/09

Sabtu, 9 Januari 2010

Mazmur 33:4
Integritas Tuhan

Judul: Integritas Tuhan
Judul renungan hari ini terkesan aneh bukan? Bila tentang manusia, kita memang menganggap pas berbicara tentang integritas. Bukankah fakta menyatakan bahwa manusia yang dapat dipercaya, yang memiliki komitmen, yang tindakannya serasi perkataannya, ada-lah makhluk langka masa kini? Namun tentang Allah? Tentu tidak perlu. Demikian anggapan kita. Tetapi jika benar kita percaya bahwa Allah berintegritas, sungguhkah kita memperlakukan firman Allah sebagai hal yang serius? Sungguhkah kita mengaitkan sikap, perkataan dan tindakan kita pada firman-Nya sedemikian rupa sehingga kita pun berintegritas?

Integritas terpancar dalam adanya kesesuaian antara perkataan dan tindakan. Ada berbagai faktor pendukung terjadinya integritas. Pertama, kesetiaan Allah. Karena Allah setia pada diri-Nya, maka Ia berintegritas. Semua sifat-Nya terpercaya! Yang Ia katakan, memang Ia maksudkan demikian, maka Ia juga pasti akan membuatnya terjadi. Yang Ia janjikan, akan tergenapi dalam hidup orang yang berpegang pada janji-Nya. Yang Ia peringatkan pun terjadi dalam hidup orang yang tidak memperhatikan. Lihat saja umat Israel, semua janji dan peringatan yang Ia berikan, sungguh menjadi kenyataan. Kedua, keadilan Allah! Keadilan merupakan jaminan bahwa Ia akan selalu bertindak pada semua hal yang sungguh benar dan serasi dengan diri-Nya. Ia tidak bermain-main dengan firman-Nya, Ia juga tidak dapat dipermainkan! Ketiga, kesesuaian antara niat dan tindakan Allah. Semua yang Ia firmankan terjadi! Dalam banyak nubuat selalu ditegaskan bahwa "gairah Tuhan" akan melakukan apa yang Ia firmankan. Oleh karena itu, kesetiaan, keadilan, serta niat hati Allah menjadi penopang bagi integritas-Nya.

Karena Ia berintegritas, firman-Nya dapat dipercaya. Maka patutlah kita dengar-dengaran akan firman-Nya, yakni dengan membaca, merenungkan, dan memastikan Alkitab menjadi pedoman hidup kita. Karena integritas-Nya pula maka kita harus belajar untuk berhati-hati dalam berkata dan bertindak. Agar integritas-Nya terwujud dalam komitmen dan kesetiaan kita sehari-hari.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org