Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2009/11/12

Kamis, 12 November 2009

Mazmur 87
Sion, kota bagi bangsa-bangsa

Judul: Sion, kota bagi bangsa-bangsa Seperti apakah rasanya mendapatkan perlakuan diskriminatif? Ketika orang lain boleh, Anda dicegah karena warna kulit, atau keyakinan iman, atau bahasa yang berbeda. Itulah kenyataan hidup di dunia berdosa. Bahkan tidak jarang di tempat yang seharusnya perbedaan seperti itu tidak menjadi masalah, seperti di gereja, di ruang pengadilan, justru sangat mencolok terjadi!

Sion, bagi umat Israel sempat menjadi tempat eksklusif Allah hadir hanya untuk mereka. Yahweh hanya milik Israel, dan bangsa-bangsa lain hanya kafir yang dilirik pun tak pantas. Namun justru panggilan utama Israel memberitakan bahwa Yahweh mengasihi bangsa-bangsa, dan bahwa mereka diundang untuk menikmati berkat-Nya bersama dengan umat pilihan-Nya, Israel. Mereka juga umat pilihan!

Mazmur ini meninggikan Sion sebagai tempat yang Tuhan cintai lebih daripada tempat mana pun di kerajaan Israel (ayat 2-3). Namun, justru di tempat istimewa inilah Allah akan menghimpun umat-Nya dari penjuru dunia. Rahab, yang melambangkan Mesir serta Babel, dua adikuasa yang memusuhi Israel disapa sebagai umat Tuhan (ayat 4a). Demikian juga dengan Filistea, Tirus, dan Etiopia (ayat 4b). Mereka yang lahir di luar Israel(ayat 4), dan mereka yang lahir di Sion (ayat 5), sama-sama akan menyanyikan pujian bagi Tuhan yang telah mempersatukan mereka.Tuhan menjadi satu sumber air kehidupan bagi mereka (ayat 7, kata -ku, lebih cocok menunjuk kepada Tuhan, yaitu -Ku).

Paulus pernah berkata, di dalam Kristus tidak ada lagi orang Yahudi atau Yunani karena keduanya telah dipersatukan (Ef. 2:11-22). Yang ada hanyalah anak-anak Tuhan tanpa membedakan ras, suku, bangsa, dan bahasa. Dan buat mereka yang masih di luar Kristus, yaitu orang-orang yang dibelenggu dosa, ada anugerah siap dicurahkan agar mereka menjadi milik-Nya. Tugas kita adalah memberitakan Injil lintas budaya dan bangsa, serta membuang perilaku diskriminatif di dalam gereja!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org