Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2009/09/16

Rabu, 16 September 2009

Yehezkiel 39:1-16
Penghukuman demi kekudusan Allah

Judul: Penghukuman demi kekudusan Allah Bila di pasal 38 tampak kedaulatan Allah dalam merancangkan penghukuman atas Gog dari Magog, maka di pasal 39 ini peperangan dan penghancuran atas mereka dipaparkan lebih gamblang lagi. Apa yang dulu berupa emosi kuat Allah demi umat-Nya dan kekudusan nama-Nya kini diwujudkan dalam bentuk tindakan konkret.

Ayat 1-16 bisa dibagi menjadi dua bagian. Di ay. 1-8, Tuhan sendiri berperang melawan Gog dengan tangan-Nya yang perkasa (ayat 2-3) dan dengan api (ayat 6). Ia akan menyerahkan mereka menjadi mangsa binatang buas (ayat 4). Semua dilakukan Tuhan demi kekudusan nama-Nya. Dulu ketika umat Tuhan harus dihukum karena dosa mereka, nama Tuhan seakan dicemarkan, sekarang ini kekudusan-Nya ditegakkan dengan cara menghapus kenajisan yang ditimbulkan oleh para musuh. Tugas umat Israel sekarang, dipaparkan dalam ay. 9-16, adalah menguduskan tanah Israel yang dinajiskan oleh senjata perang dan mayat musuh. Semua senjata yang sudah berserakan dijadikan kayu bakar untuk persediaan selama tujuh tahun (ayat 9-10). Ini menunjukkan semua senjata musuh sudah dimusnahkan sehingga tidak akan lagi menjadi ancaman bagi umat Tuhan. Semua mayat harus dikuburkan. Dalam Taurat menyentuh mayat akan menajiskan umat Tuhan. Sebab itu pekerjaan menguburkan mayat merupakan pekerjaan penting agar tanah Israel tidak dibiarkan najis. Dikatakan bahwa pekerjaan itu akan memakan waktu tujuh bulan, lalu masih harus diperiksa lagi untuk memastikan bahwa tidak ada satu potong tulang pun yang tersisa. Pengudusan yang Tuhan tuntut dari umat-Nya, yang sudah dibebaskan dan dikuduskan, sangat serius dan tidak main-main.

Hukuman Tuhan tidak pernah dimaksudkan semata-mata untuk menunjukkan bahwa Tuhan berkuasa, tetapi terutama untuk menegakkan keadilan dan kekudusan-Nya. Kita yang sudah dibebaskan dari kuasa musuh, apalagi sudah dikuduskan oleh darah Kristus, harus sungguh-sungguh mengerjakan kekudusan kita (Flp. 2:12-15).

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org