Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2009/08/09

Minggu, 9 Agustus 2009

Yehezkiel 22:1-16
Dosa yang mengerikan

Judul: Dosa yang mengerikan
Dosa utama apakah yang Tuhan benci? Pertama, dosa menduakan diri-Nya. Kedua, memperlakukan manusia ciptaan-Nya secara jahat. Itulah tuduhan kepada Yerusalem yang ditudingkan Tuhan lewat Nabi Yehezkiel.

Yerusalem dikatakan sebagai kota yang penuh hutang darah (ayat 2), dan mereka menajiskan diri dengan penyembahan berhala, bahkan mungkin mengikuti ritual persembahan kurban kepada berhala dengan mengurbankan manusia (band. Yeh. 16:36). Akibatnya penghukuman Tuhan atas mereka tidak bisa ditunda lagi. Tuhan akan membuat Yerusalem menjadi kehinaan bangsa-bangsa (ayat 4) dan menyerakkan mereka di antara bangsa-bangsa (ayat 15, 16).

Apa saja dan siapa pelaku dosa tersebut? Para pemimpin Israel (ayat 6) melakukan berbagai kekejian terhadap kaum yang lemah, misalnya yatim, janda, dan orang asing (ayat 7b, 12). Orang tua (ayat 7a) dan keluarga (ayat 10-11) bukan hanya tidak dihormati bahkan diperlakukan dengan berbagai tindakan amoral yang sulit untuk dipahami akal sehat. Seperti yang dikatakan Paulus mengenai jemaat Korintus, mereka melakukan perbuatan cabul yang bahkan orang kafir pun menganggapnya sangat tidak pantas (ayat 1Kor. 5:1).

Apa kaitan dosa-dosa penumpahan darah tersebut dengan penyembahan berhala? Pertama, dosa-dosa tersebut pada hakikatnya adalah bentuk penyembahan kepada hawa nafsu kedagingan. Jadi berhala mereka adalah daging mereka sendiri. Kedua, penyembahan berhala pada masa itu lazim dilakukan dengan ritual-ritual yang mengumbar hawa nafsu kedagingan seseorang. Maka tidak heran hukuman dosa mereka adalah diserahkan kepada bangsa-bangsa kafir sehingga mereka semakin terjebak kepada keberdosaan mereka sendiri.

Mengerikan melihat dosa dan hukuman yang dijatuhkan atas umat Tuhan. Ini harus menjadi pelajaran buat umat-Nya. Hidup kita harus menyembah Tuhan yang kudus dengan cara menjalani hidup kudus, tidak mengumbar nafsu, serta bertekad memuliakan Tuhan dalam segala hal.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org