Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2009/03/21

Sabtu, 21 Maret 2009

Kisah Para Rasul 2:37-39
Iman dan Pertobatan

Judul: Iman dan Pertobatan
Apakah syarat utama yang Tuhan tuntut apabila kita ingin memiliki relasi yang baik dengan-Nya? Bermoral terpuji? Penuh perbuatan kebajikan kepada sesama? Aktif dalam berbagai bentuk pelayanan? Jawab Alkitab mengejutkan sekali! Meski semua itu penting, tetapi bukan itu yang Tuhan tuntut sebagai syarat! Ia hanya menuntut kita memiliki iman (Ibr. 11:6) dan berpaling meninggalkan kepercayaan dan perbuatan yang sia-sia, kepada-Nya saja melalui Yesus Kristus (Kis. 2:38). Maka iman dan pertobatan adalah syarat mutlak untuk beroleh hubungan yang baik dengan Allah!

Dalam uraian dua Sabtu berturut-turut yang lalu, kita telah melihat bahwa Allah di dalam Kristus melakukan tindakan objektif sebagai landasan keselamatan kita. Ia mengalahkan kuasa-kuasa yang membelenggu kita dalam perhambaan dosa. Lalu melalui Roh-Nya, Ia melakukan pembaruan dalam hati kita, supaya dari keadaan lumpuh dan mati rohani, kita dimungkinkan untuk bangkit merespons Tuhan dengan benar. Nah, respons yang benar yang Allah inginkan itu adalah iman dan pertobatan. Allah melalui karya objektif Kristus dan karya pembaruan hati yang dialami secara subjektif itu, kini mengundang kita untuk beriman kepada Kristus dan bertobat meninggalkan jalan hidup kita yang tanpa Allah!

Semua hal yang perlu untuk keselamatan kita sudah Allah lakukan. Itulah anugerah-Nya yang ajaib bagi kita manusia berdosa. Namun kita harus menyambut Yesus Kristus dengan iman, dan sebagai akibat datang kepada Kristus kita akan meninggalkan kehidupan lama kita yang kita jalani tanpa Tuhan dan di luar firman-Nya. Maka iman yang sejati pasti mengakibatkan pertobatan. Dan pertobatan yang sejati pasti disebabkan atau digerakkan oleh adanya iman yang sejati. Tanpa keduanya, tidak mungkin kita menikmati keselamatan, tidak mungkin kita mengenyam relasi indah dengan Tuhan dalam keseharian kita!

Jika Anda serius akan hidup kini dan kelak, Anda harus periksa kesejatian iman dan pertobatan Anda kepada Tuhan Yesus. Hanya dengan syarat inilah kita dapat mengenyam indahnya relasi hidup dengan Tuhan! Kini dan kelak!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org