Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2007/12/28

Jumat, 28 Desember 2007

Yohanes 1:29-34
Anak Domba Allah

Judul : Anak Domba Allah Yohanes adalah anak imam, yang bertugas mempersembahkan korban. Ia tahu benar bahwa setiap pagi dan petang selalu dikorbankan seekor anak domba di Bait Allah, bagi dosa-dosa umat Israel (lih. Kel. 29:38-42).

Allah telah menyediakan korban yang sempurna, yaitu Yesus Kristus, Anak-Nya sendiri. Dengan kematian-Nya, dosa manusia dihapuskan. Inilah tujuan kedatangan Yesus yang dipahami oleh Yohanes, sehingga ia menyatakan bahwa Yesus adalah Anak domba Allah (ayat 29). Sebutan ini bukan hanya ingin menggambarkan bahwa Yesus memiliki sifat lemah lembut seperti anak domba. Lebih dari itu, sebutan Anak domba berarti Yesuslah korban bagi dosa. Yesaya menubuatkan bahwa Hamba Tuhan akan dibawa ke pembantaian seperti seekor anak domba (Yes. 53:7). Melalui kematian-Nya di kayu salib, Dia telah menjadi jalan pendamaian antara manusia dengan Allah. Ia datang untuk melakukan sesuatu yang tidak akan dapat dilakukan oleh manusia sendiri, yaitu menyelamatkan para pendosa. Setiap orang yang percaya kepada Dia, akan dibersihkan dari dosa. Di kayu salib, Dia telah melakukan pembayaran yang lebih dari cukup untuk membayar hutang dosa manusia. Dia telah menumpahkan darah yang sangat berharga untuk menyucikan manusia dari dosa. Dia telah menggantikan manusia yang seharusnya menerima hukuman kekal.

Dengan memahami siapa dirinya dan siapa Kristus, Yohanes tahu bagaimana dia harus bersikap dan apa yang harus dia lakukan bagi Kristus. Dia sadar bahwa dirinya tidak lebih dari Kristus, Dia tahu bahwa dirinya harus bersaksi tentang Kristus. Kita yang telah menerima anugerah keselamatan dari Kristus, kiranya juga bersikap merendahkan diri di hadapan Tuhan. Nyatakanlah itu dengan kesediaan untuk melayani Dia dan bersaksi bagi nama-Nya. Melalui kata, tindakan, dan hidup kita, biarlah orang lain melihat bahwa penebusan Kristus memberi dampak yang menyatakan kuasa dan kemuliaan-Nya di dalam hidup kita.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org