Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2007/11/02

Jumat, 2 November 2007

Amsal 20:16-30
Berbagai nasihat

Judul : Berbagai nasihat Penulis Amsal menyampaikan juga nasihat-nasihat mengenai bicara. Bila orang telah menyatakan diri bertanggung jawab atas kewajiban orang lain, maka ia harus melaksanakan janji itu (ayat 16). Selain itu, orang juga harus berhati-hati sebelum mengucapkan nazar (ayat 25). Ada orang yang mengucapkan nazar karena pengaruh situasi. Ia tidak pikir panjang. Sesudah terucap, barulah ia berpikir ulang dan bermaksud mundur dari nazarnya. Padahal nazar yang sudah diucapkan harus dilaksanakan! Kita juga harus berhati-hati menghadapi orang yang suka membicarakan orang lain. Jika dia suka membicarakan orang lain kepada kita, dia pun akan suka juga membicarakan kita kepada orang lain (ayat 19).

Nasihat berikutnya berkaitan dengan berbagai segi kehidupan. Segala sesuatu yang diperoleh melalui kecurangan niscaya tidak akan membawa kepuasan (ayat 17). Harta yang didapat dengan cepat kebanyakan diperoleh dengan cara yang tidak benar. Ini akan berakhir dengan kesia-siaan (ayat 21). Rencana yang efektif juga sangat penting dalam perjuangan hidup (ayat 18). Bisa saja suatu pekerjaan diselesaikan tanpa pertimbangan, tetapi tentu tidak sebaik yang disertai dengan perencanaan matang. Meski demikian, semuanya tidak lepas dari kendali dan rancangan Tuhan (ayat 24). Ia menaruh roh di dalam diri setiap orang, yang dapat mengevaluasi setiap motif dan tindakan, juga dapat mengenal dan menyenangkan Allah. Karena itu, jika kita memiliki hati nurani yang dimurnikan Tuhan, kita dapat mendengarkannya saat kita membutuhkan pertimbangan dalam segala rencana yang kita buat.

Nasihat lain berkaitan dengan perlakuan orang terhadap orang lainnya. Orang yang menganggap rendah orangtuanya akan menerima ganjaran (ayat 20). Musa mengatakan bahwa orang yang menghormati orangtua akan menerima ganjaran umur panjang dan keadaan yang baik (Ul. 5:16). Bila kita menerima perlakuan jahat dari orang lain, jangan membalas. Itu bagian Tuhan. Jika seorang raja bisa menghukum orang jahat (ayat 25), apa lagi Tuhan. Biarkan Tuhan yang bertindak!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org