Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2007/10/21

Minggu, 21 Oktober 2007

Amsal 14:20-35
Mengenal diri sendiri

Judul: Sikap terhadap sesama Tujuan nasihat Amsal adalah supaya dengan hikmat, orang benar bisa menjadi berkat bagi sesamanya, termasuk bagi mereka yang bebal. Dengan menolak didikan Amsal, orang menjadi bebal dan disebut fasik karena memilih yang jahat. Ia bahkan senang bila orang lain menderita karena kejahatannya.

Orang benar yang menjadi berkat bagi sesamanya adalah orang yang memperkenankan hati Tuhan. Sebaliknya orang fasik dengan sikap yang melecehkan sesamanya, dibenci oleh Tuhan (21, 31). Karena perhatian-Nya kepada orang-orang miskin, Tuhan menginginkan orang bermurah hati kepada orang lain yang membutuhkan. Untuk itu, Tuhan akan membalaskan kepada tiap-tiap orang sesuai perbuatan yang mencerminkan hikmat atau kebebalan masing-masing (24). Kasih setia Tuhan ada pada orang yang hidupnya takut akan Tuhan, yaitu yang melakukan kebaikan dan bukan sekadar merencanakannya (22-23). Sesungguhnya bagi mereka, Tuhan adalah sumber segala yang baik (27a), yang menjanjikan perlindungan dan kelepasan dari bahaya (26b, 27b, 32b), hidup yang tenteram (26a), dan damai (30a).

Raja yang memimpin bangsanya sesuai dengan kehendak Tuhan, akan diberkati dengan rakyat yang setia dan mengasihinya (28). Karena raja yang menjunjung tinggi kebenaran, bangsa yang dia pimpin akan naik derajatnya di mata Tuhan (14). Sebaliknya orang yang tidak takut kepada Tuhan akan disebut pengkhianat (25b). Hatinya tidak akan memiliki kedamaian karena penuh kedengkian (30b). Akhirnya kehancuran menantinya (32a).

Hanya orang yang sudah mengalami kasih Allah, yakni yang mengalami penebusan dari kebinasaan oleh karena dosa, yang mampu membalas kasih Allah tersebut. Ia akan mengasihi sesama manusia yang Allah kasihi. Dengan bercermin pada firman Tuhan, kita akan mengerti bagaimana mewujudkan kasih kepada sesama dengan cara yang benar, dan yang mendatangkan berkat melimpah.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org