Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2007/10/17

Rabu, 17 Oktober 2007

Amsal 12:17-28
Kritik yang membangun

Judul: Lagi-lagi lidah Nasihat Amsal memang kerap diulang. Terkadang pengulangan dalam kalimat yang hampir sama, kadang dalam kalimat dan contoh yang berbeda. Pengulangan sendiri merupakan cara pengajaran yang efektif. Nasihat Amsal di pasal-pasal permulaan menegaskan bahwa pengulangan diperlukan agar nasihat itu meresap dalam hati sanubari (2:1-2, 3:1, 3, 7:1-3; band. Ul. 6:6-9). Sebab itu jangan merasa bosan dengan nasihat-nasihat Amsal.

Nasihat berulang Amsal untuk menjaga mulut, menunjukkan betapa dahsyatnya kerugian atau celaka yang bisa terjadi sebagai akibat kata-kata yang tidak bijaksana. Berhikmat atau bebalnya seseorang dapat diketahui juga dari perkataannya (23). Bagai tikaman pedang yang dapat melukai orang lain (18), perkataan yang sembrono dibenci Tuhan. Orang benar juga tidak akan mengucapkan kebohongan (19, 22). Perkataan dusta merupakan penyalahgunaan indera bicara yang Tuhan telah anugerahkan pada kita. Mengingat dampak yang bisa dimunculkan oleh kata-kata, penting bagi kita untuk memeriksa motivasi di balik perkataan kita (20). Perkataan orang berhikmat bagai padang penggembalaan yang menyegarkan, membangkitkan semangat dan memperbarui harapan orang yang putus asa (25). Sebaliknya orang fasik sesat dan menyesatkan orang lain (21, 26).

Amsal juga berbicara mengenai kerajinan sebagai lawan dari kemalasan (24, 27). Kemalasan akan memiskinkan, baik secara ekonomi, begitu pula dalam hal kreativitas. Alhasil orang malas akan mendapatkan dirinya bergantung pada orang lain, sebaliknya kerajinan akan memperkaya orang. Dalam hal ini bukan semata-mata masalah harta, tetapi terutama kreativitas untuk menggali lebih banyak lagi berbagai sumber dalam hidup.

Kata-kata yang baik dan keluar dari motivasi yang mulia, serta dikombinasi dengan kerajinan berbuat baik akan menghasilkan kehidupan yang sejahtera, menjadi berkat bagi orang lain, dan mempermuliakan nama Tuhan.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org