Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2007/09/18

Selasa, 18 September 2007

Kisah Para Rasul 27:14-26
Berani bicara yang benar

Judul: Bertahan di tengah badai Benar saja! Peringatan Paulus terbukti! Angin badai menerjang kapal itu dan mengombang-ambingkannya selama beberapa hari (14-18). Mereka juga menghadapi bahaya lain! Kedangkalan laut dan kerasnya hempasan gelombang, membuat daerah itu sangat berbahaya untuk pelayaran (17). Bahaya yang semakin besar memaksa mereka membuang sebagian muatan kapal ke laut (18-19). Ditambah lagi kesulitan untuk menentukan arah karena tidak terlihatnya matahari dan bintang selama beberapa hari.

Situasi yang begitu kritis karena bahaya yang datang silih berganti membuat mereka takut dan putus asa (20). Seperti penumpang kapal yang lain, Paulus pun tampaknya diliputi rasa takut saat itu. Heran? Tidak perlu, karena siapakah yang tidak akan takut menghadapi badai besar semacam itu? Tentu saja tidak ada yang salah bila terbit rasa takut akan bahaya yang sedang mengancam kita. Namun ingatlah bahwa masih ada harapan, meskipun rasa takut menguasai kita. Begitu pun Paulus.

Melalui malaikat-Nya, Tuhan kembali meneguhkan kehendak-Nya dan menyatakan penyertaan-Nya. Paulus tidak perlu lagi merasa takut karena Tuhan, yang setia dan berdaulat atas alam semesta, telah mengusir badai dan rasa takut. Situasi buruk itu memang nyata, tetapi bagi Paulus lebih nyata lagi perlindungan Allah. Oleh karena itu, ia kemudian tampil dan menyuarakan pengharapan yang datang dari Allah, bahwa mereka akan selamat (21-26). Ia menghimbau mereka untuk tetap tabah dan percaya bahwa Allah akan melakukan apa yang telah Dia janjikan (25).

Menjalani kehendak Allah memang tidak meluputkan kita dari bahaya yang akan menghadang jalan kita. Satu hal yang perlu kita ingat, jika kita yakin bahwa kita berada di jalan-Nya, niscaya Tuhan akan menyatakan penyertaan dan perlindungan-Nya. Tuhan tidak akan membiarkan mara bahaya menggagalkan penggenapan kehendak-Nya atas hidup hamba-Nya. Yang penting bagi kita adalah percaya!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org