Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2007/02/25

Minggu, 25 Februari 2007

Lukas 17:11-19
Bersyukurlah

Judul: Bersyukurlah Mengucapkan `terima kasih\' ketika orang lain memberikan sesuatu pada kita, merupakan pelajaran etika yang pertama-tama diberikan orang tua pada kita. Berterima kasih memang menjadi etika umum yang berlaku di mana saja. Itulah pelajaran penting yang Yesus ingin ajarkan melalui nas ini, yaitu berterima kasih atau mengucap syukur.

Penyakit kusta pada zaman itu dianggap sebagai penyakit najis dan membuat orang yang mengidapnya disingkirkan dari pemukiman. Tidak mudah untuk sembuh dari kusta. Orang yang sudah merasa sembuh pun, tidak dengan mudah kembali pada komunitasnya. Harus ada pembuktian dan pengesahan dulu dari imam. Oleh karena itu, orang yang sembuh dari kusta akan sangat bersyukur, sebab bisa kembali menjalani kehidupan yang normal bersama-sama orang lain. Tetapi tidak demikian halnya dengan sembilan orang yang telah Yesus sembuhkan dari penyakit kusta. Mereka tidak kembali untuk berterima kasih pada Yesus. Tidak heran bila Yesus marah (17-18)! Kesembuhan mereka tidak menyentuh hati mereka, tidak membuat mereka mengenali Yesus sebagai Mesias yang menyelamatkan. Mereka menerima anugerah Allah tetapi tidak merespons dengan iman dan ucapan syukur. Berbeda dengan seorang yang kembali. Ia menyadari bahwa kesembuhan itu datang dari Allah, melalui Yesus. Karena itu, ia bukan hanya mematuhi perintah Yesus untuk menemui imam, tetapi juga kembali pada Yesus setelah sembuh. Ia memuliakan Allah, bahkan dengan suara nyaring (15). Oleh karena imannya, ia diselamatkan (19).

Anugerah Tuhan Yesus yang membuat kita diselamatkan, seharusnya mewujud dalam sikap dan ucapan syukur. Marilah kita lihat kembali isi doa kita. Dari sekian banyak doa yang berisi permohonan, seberapakah yang berisi ucapan syukur dan pujian karena apa yang sudah diperbuat-Nya bagi kita? Marilah kita bukan hanya melihat apa yang perlu kita minta dari Allah, tetapi juga apa yang telah Allah perbuat sampai sejauh ini. Dan bersyukurlah!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org