Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2007/01/24

Rabu, 24 Januari 2007

Lukas 9:10-17
Kerajaan Allah dan Lapar

Judul: Kerajaan Allah dan Lapar Bukan cuma Herodes yang mencari Yesus. Orang banyak pun mencari Dia. Inilah respons mereka terhadap pemberitaan Kerajaan Allah.

Kelaparan rohani mereka demikian dahsyat, sehingga mereka terus mengikut Yesus. Mereka ingin menikmati penggenapan janji Perjanjian Lama akan kehadiran Kerajaan Allah melalui Yesus (sebagai antisipasi atas pengakuan Petrus pada Luk. 9:20). Namun, Ia tidak hanya peduli dengan kelaparan rohani yang menimpa kaum papa Israel yang menderita di bawah penjajahan Romawi. Ia memberikan kesembuhan fisik bagi mereka yang sakit. Dan ketika para murid memohon agar Yesus menyuruh orang banyak mencari makan sendiri, Ia justru menyuruh para murid memberi mereka makan! Ketika mereka tidak sanggup, barulah Yesus bertindak.

Kita kerap dibutakan oleh kedahsyatan sisi mukjizat dari peristiwa ini (sisa dua belas bakul!) dan lalai memperhatikan aspek sosial dari nas ini. Walau firman Allah adalah yang utama, manusia tetap butuh roti. Orang-orang Galilea yang dilayani Yesus waktu itu hidup dalam kondisi berkekurangan. Hidup sebagai orang yang takut akan Tuhan kerap berimplikasi jadi orang miskin dan lapar (lih. Luk. 6:20-21). Yesus datang bukan hanya untuk \'mengenyangkan\' jiwa dengan \'makanan\' rohani bergizi, tetapi untuk menebus kita secara utuh sebagai bagian dari penggenapan rencana keselamatan-Nya.

Gereja adalah tubuh Kristus, yang dipanggil untuk menyatakan Kabar Baik tentang kehadiran Kerajaan Allah di dunia. Kita bukan cuma hasil dari misi Kristus, tetapi juga mitra-Nya dalam misi ini. Kelaparan yang terjadi di Galilea waktu itu terjadi juga di negeri kita. Karena itu, demi kemuliaan-Nya, jawaban kita atas pertanyaan Tuhan seharusnya lebih dari lima roti dan dua ikan.

Renungkan: Kapan terakhir kali pelayanan dan respons syukur kita dinikmati oleh saudara kita yang lapar?

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org