Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2007/01/03

Rabu, 3 Januari 2007

Lukas 3:10-20
Pertobatan sejati

Judul: Pertobatan sejati Bertobat berarti menyesali sungguh-sungguh perbuatan dosa dan berpaling untuk menjalani hidup yang sama sekali bertolak belakang dengan dosa itu. Pertobatan sejati, dimulai dari hati dan mewujud pada tindakan nyata.

Seruan pertobatan yang disuarakan Yohanes Pembaptis begitu keras (7-9). Dan oleh pekerjaan Roh Kudus (Yoh. 16:8) seruan itu mengena di hati orang-orang yang mendengarnya. Tiga kelompok orang yang merespons secara berbeda (10-14) membuktikan bahwa anugerah Tuhan bekerja di antara mereka. Bukti nyata pertobatan ialah kesediaan merubah perilaku, yang tadinya berpusat pada diri sendiri menjadi berpusat kepada Allah. Maka pertanyaan masing-masing kelompok, "Apa yang harus kami perbuat?" adalah doa pertobatan kepada Allah. Jawaban Yohanes mengarahkan mereka kepada perubahan sikap: peduli kepada sesama (11) serta menahan diri dari penyalahgunaan kuasa (13, 14).

Mungkinkah orang yang menyadari lalu menyesali dosanya serta merta melepaskan diri dari ikatan dosa? Bukankah dosa secara hakiki memperbudak si pendosa? Hal itu disadari benar oleh Yohanes. Karena itu, Yohanes dengan jujur mengakui bahwa dia bukan Mesias melainkan hanya pendahulu, yang mempersiapkan hati manusia. Kristus yang akan datang, Dialah yang dapat memperbarui batin manusia dengan penyucian Roh Kudus (16). Roh Kudus bagaikan api peleburan emas yang membakar dan menghancurkan segala kotoran batin manusia sampai terjadi pemurnian.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda mengizinkan Kristus menyucikan batin Anda oleh karya dan kuasa Roh Kudus? Apakah Anda telah dimerdekakan dari belenggu dosa untuk dapat mewujudkan kehidupan yang menghasilkan buah kebenaran bagi kemuliaan Allah Bapa?

Camkan: Yang tidak bersedia menerima api pengudusan Roh Kudus dalam Kristus, akan mengalami api penghukuman kekal Allah. Karena itu bertobatlah secara nyata dalam kerohanian dan perilaku sosial kita.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org