Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/11/30

Kamis, 30 November 2006

1Timotius 3:1-13
Seleksi pemimpin jemaat

Judul: Seleksi pemimpin jemaat Guna mengatasi ajaran palsu yang mengancam kehidupan iman jemaat, Timotius diperintahkan untuk mengangkat pemimpin-pemimpin jemaat sebagai pengajar dan pemberi teladan iman bagi jemaat. Para pemimpin ini, yang terdiri atas penilik jemaat dan diaken (= pelayan meja), haruslah "tak bercacat" (2, 10), yaitu, perilaku atau reputasi mereka di mata masyarakat adalah tak bercela.

Perilaku demikian dijabarkan Paulus dalam lima kriteria utama. Dalam karakter pribadi, pemimpin jemaat harus dewasa serta menguasai diri (2, 3, 8); dalam hubungan dengan keluarga, ia setia terhadap istri dan dapat mendisiplinkan anak-anaknya (2, 4, 5, 12); dalam relasi dengan orang lain, ia dapat dipercaya, peramah, dan suka memberi tumpangan (2, 3, 11); terhadap orang luar, reputasinya baik (7, 8); dan dalam hal iman, ia teguh memelihara kebenaran Injil (bdk. 1Tim. 3:16; Rm. 16:25-26; Kol. 1:26, 27), cakap mengajar, dan bukan orang yang baru bertobat (2Tim. 3:2, 6, 9). Dari perikop ini jelas pula, bahwa tugas diaken bukan hanya melayani kebutuhan praktis anggota jemaat. Para diaken juga membantu gembala jemaat dalam pelayanan firman dan pemberitaan Injil (9, 13; lih. Kis. 6:8-10, 8:5-7).

Kehidupan keluarga seorang pemimpin jemaat mendapat sorotan utama, karena hal ini terkait erat dengan tugasnya "mengurus jemaat (keluarga) Allah" (2Tim. 3:5, 15). Karena tugas ini tidak ringan, maka persyaratan yang Paulus ajukan cukup berat. Namun merupakan pelayanan yang mulia (1, 13), yang telah dirintis oleh Yesus sendiri. Ia menyebut diri-Nya "pelayan" (Luk. 22:27), dan Ia juga disebut "Gembala dan Penilik jiwamu" (1Pet. 2:25). Adakah kehormatan yang lebih besar bagi kita, jika kita dipanggil untuk mengikuti jejak langkah-Nya, dan kita dipercayakan pelayanan penggembalaan serta diakonia?

Renungkan: Kriteria para pemimpin jemaat juga berlaku bagi setiap orang Kristen sebagai pedoman menuju kepada kedewasaan rohani.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org