Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/11/17

Jumat, 17 November 2006

Yeremia 25:1-14
Tujuh puluh tahun penghukuman

Judul: Tujuh puluh tahun penghukuman Hukuman yang Tuhan jatuhkan pasti mengerikan dan dahsyat. Hal ini sesuai dengan hakikat Allah yang kudus yang tidak kenal kompromi dengan dosa, sekaligus menunjukkan kebejadan keberdosaan manusia. Hakikat keberdosaan manusia adalah ketidaktaatannya pada Allah, yakni memberontak dan sengaja hidup dalam kenajisan dan kebobrokan moral.

Kita membaca betapa keras hukuman yang Tuhan jatuhkan pada Yehuda. Penyebabnya, sekeras itu pula hati Yehuda terhadap para nabi yang Tuhan kirimkan untuk menegur dan menasihati mereka agar bertobat. Mereka tidak kunjung bertobat (3-7). Sehingga hukuman dahsyat memang tidak terelakkan. Hukuman dahsyat itu adalah Tuhan menyerahkan mereka sebagai tawanan dan buangan ke tangan raja Babel. Yehuda dan Yerusalem akan ditinggalkan gersang tanpa pengharapan (9-11).

Ada makna ganda dari tujuh puluh tahun masa pembuangan. Pertama, secara harfiah masa Yehuda ditawan di negeri Babel. Hukuman Tuhan keras dan pasti harus dialami semua orang berdosa. Tetapi juga hukuman itu akan berakhir. Kedua, secara simbolis tujuh kali sepuluh. Angka tujuh, angka sempurna Tuhan. Angka sepuluh adalah hitungan sempurna desimal manusia. Artinya hukuman yang berasal dari Allah itu sesuai dengan maksud Tuhan dan akan mencapai tujuan-Nya, yaitu pertobatan umat. Itu sebabnya selesai tujuh puluh tahun, Tuhan akan menghukum bangsa Kasdim yang telah menjajah Yehuda dengan kekerasan yang berlebihan (12-14).

Tuhan serius dengan hukuman. Hukuman-Nya selalu bertujuan pertobatan. Dosa sebesar apa pun, pasti bisa diampuni. Akan tetapi, bila kita menunda-nunda, saat pengampunan bisa lewat. Akibatnya adalah kertak gigi dan ratapan tak henti karena penghukuman kekal di api neraka (Mat. 13:49-50).

Camkan: Jangan pikir masih ada waktu untuk bermain-main dosa. Saat Tuhan datang kedua kali, penghakiman-Nya final!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org