Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2006/11/07

Selasa, 7 November 2006

Yeremia 16:1-21
Hukuman dan pemulihan

Judul: Hukuman dan pemulihan Tuhan bukan hanya melarang Yeremia untuk mendoakan, tetapi juga untuk menangisi umat yang sudah ditentukan untuk dihukum (14:11). Untuk menyatakan keberpihakan Yeremia terhadap rencana Allah menghukum Yehuda, Yeremia diperintahkan Allah untuk tidak menikah. Dengan tidak menikah dan memiliki anak, Yeremia menjadi alat peraga nubuat, betapa dahsyat hukuman yang akan datang sehingga orang akan berpikir dua kali untuk berkeluarga (16:1-4). Tanda-tanda kehadiran Allah berupa damai (3-5), kasih kepedulian di antara masyarakat (6-7), dan sukacita (8-9) tak ada lagi. Tanda-tanda kehidupan moral pribadi, keluarga, dan bangsa pun sirna dari tengah-tengah Yehuda!

Tuhan menghukum dengan keras dosa meninggalkan Tuhan untuk menyembah ilah lain. Kesalahan itu memang sudah dilakukan sejak nenek moyang Israel, tetapi terus berkelanjutan, bahkan sampai pada generasi Yeremia (10-12). Hukumannya adalah pembuangan dan pembiaran berbakti kepada ilah-ilah lain (13). Dibiarkan bebas, tetapi hukuman digandakan (17, 18).

Namun, dalam bacaan ini Tuhan menyatakan hal yang sangat penting (14, 15). Penghukuman Tuhan ini akan menandai suatu era baru kasih sayang Tuhan kepada umat yang dipilih-Nya dan dikasihi-Nya secara khusus. Kalau semula Ia dikenal sebagai "Yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir," kelak Ia dikenal sebagai "Yang menuntun orang Israel keluar... dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka!" Hukuman pembuangan bukan kata akhir karena diikuti tindakan pemulangan dari pembuangan ke Tanah Perjanjian. Kedaulatan Allah bukan hanya atas umat-Nya, tetapi juga atas semua umat manusia lainnya (19-20).

Tindakan-tindakan Allah jangan dilihat lepas-lepas, tetapi harus dalam kaitan dalam keseluruhan rencana-Nya dan dalam keserasian dengan sifat-sifat-Nya!

Doaku: Tuhan, aku bersyukur akan kasih-Mu yang luar biasa. Engkau menghukum dahsyat untuk menyelamatkanku.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org