Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2006/03/02

Kamis, 2 Maret 2006

Yohanes 12:37-43
Siapa yang percaya?

Judul: Siapa yang percaya?

Yohanes kini memberikan evaluasi teologis tentang respons orang Yahudi terhadap Yesus. Ia menggunakan dua kutipan dari Yesaya (ayat 53:1, 6:10) untuk menjelaskan bahwa penolakan orang Yahudi terhadap firman dan terang itu (bdk. 1:10,11) adalah penggenapan nubuat. Kutipan pertama, yang diambil dari Nyanyian Hamba dalam Yes. 53, mengacu bukan hanya kepada penghinaan serta penolakan terhadap Yesus, tetapi juga kepada pemuliaan Yesus yang ditinggikan (Yes. 52:13). Yohanes mengaitkan kedua aspek ini dengan kegagalan orang Yahudi untuk percaya kepada Yesus.

Kutipan kedua dari Yes. 6:10 menjelaskan mengapa mereka tidak dapat percaya, walau telah menyaksikan banyak mukjizat (ayat 37), yaitu karena Allah membutakan mata dan mengeraskan hati mereka (ayat 39; Rm. 11:8). Konsep ini harus dipahami bukan dari segi psikologis, tetapi dari segi sejarah keselamatan (bdk. Ul. 28:2-4). Tindakan Allah itu berkaitan dengan keberdosaan manusia sendiri (Kel. 7:13, 22, 8:15; 2Taw. 36:13; Mzm. 95:8). Di dalam Alkitab kedaulatan Allah (dalam mengeraskan hati orang berdosa) tidak pernah dipertentangkan dengan tanggung jawab pribadi orang yang menolak Dia. Ketidakmampuan orang untuk percaya bukan tanggung jawab Allah melainkan hukuman: Allah menyerahkan mereka yang menolak Dia kepada keinginan hati mereka sendiri sehingga semakin lama mereka jahat dan tidak mampu mendengar teguran untuk bertobat. Teks ini tidak meniadakan kebebasan manusia, sebab ayat 42 sangat jelas menyatakan bahwa manusia bebas menerima atau menolak Yesus.

Jangan keraskan hati Anda saat firman-Nya menyapa lembut agar Anda bertobat. Penolakan dan pengerasan hati mengakibatkan kekebalan hati nurani yang menyebabkan Anda terus tinggal dalam dosa dan pada akhirnya menuai kebinasaan kekal!

Renungkan: Peringatan keras Yesaya adalah himbauan untuk kembali kepada-Nya, karena kuasa dan kasih Allah tidak terpisahkan dari keadilan-Nya.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org