Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2005/03/20

Minggu, 20 Maret 2005

Matius 26:47-56
Yesus bukan korban, tetapi pemenang

Yesus bukan korban, tetapi pemenang
Kemenangan Yesus di Getsemani kini terungkap penuh dalam adegan penangkapan-Nya. Sikap, tindakan, dan ucapan Yesus di hadapan rombongan musuh yang ingin menangkap-Nya dan para murid-Nya yang bingung menunjukkan bahwa Yesuslah yang sebenarnya mengendalikan situasi.

Menghadapi Yudas yang datang dengan ciuman pengkhianatan, Yesus langsung menelanjangi tipu muslihatnya (ayat 50). Menghadapi para serdadu yang menangkap-Nya, Yesus tidak berupaya untuk mengelak atau melarikan diri sebab sebelumnya Ia sudah membulatkan tekad untuk menerima konsekuensi penderitaan karena tunduk kepada kehendak Allah (ayat 55-56). Terhadap upaya para murid yang ingin membela-Nya, Yesus menegaskan bahwa Ia yang sebenarnya berkuasa memanggil pasukan malaikat Bapa-Nya tidak menggunakan hak itu demi pengenapan misi-Nya (ayat 53). Terhadap hamba Imam Besar yang telinganya putus, Yesus menunjukkan belas kasih dan kuasa-Nya (ayat 51; lihat Luk. 22:50-51). Yesus sepenuhnya mengendalikan situasi.

Adegan penangkapan Yesus ini bisa menjadi cermin untuk kita melihat keadaan terdalam kualitas kerohanian kita. Di dalamnya terlihat tiga tipe orang. Pertama, mereka yang memusuhi Yesus: Yudas, para tokoh agama, dan orang banyak yang menolak misi-Nya. Kedua, mereka yang mencoba membela Yesus dengan motivasi yang keliru dan cara yang tidak benar. Ketiga, Yesus sendiri yang karena komitmen dan ketaatan yang penuh kepada kehendak Allah tidak terombang-ambing di tengah kecamuk sikap-sikap yang tidak jelas dan tidak benar tersebut. Agar memiliki kualitas Yesus kita harus terus-menerus mengizinkan Dia memerintah kita dan kita aktif meniru Dia.

Renungkan: Yesus yang mengendalikan situasi waktu itu sekarang ini adalah Tuhan yang terus aktif mengubah musuh-Nya dan membentuk pengikut-Nya menjadi orang-orang yang taat penuh kepada kehendak Allah.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org