Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2010/04/05 |
|
![]() |
|
Senin, 5 April 2010
|
|
Judul: Kebenaran akan menang Sangat berbeda dengan para imam yang mendengarkan hal tersebut dari para serdadu yang menjaga di kubur Yesus. Mereka justru menyuap penjaga-penjaga tersebut agar menutup mulut. Bahkan mereka meminta para penjaga itu menyerbarluaskan gosip bahwa mayat Yesus dicuri oleh para murid-Nya. Dalam kebencian mereka akan Yesus, para pemimpin agama ini telah membutakan mata rohani mereka terhadap fakta yang sudah terpampang di depan mata. Segala cara mereka gunakan untuk membungkam kebenaran, tetapi dengan tipu daya, kebohongan, dan sogokan! Sungguh disayangkan, para serdadu yang menyaksikan kedahsyatan kebangkitan itu mau saja disuap untuk memutarbalikkan fakta kebenaran. Padahal pengalaman mereka menyaksikan mukjizat kebangkitan Yesus seharusnya membuat mereka merespons kebenaran dengan menerimanya. Ternyata belenggu materialisme membuat pengalaman ajaib mereka tidak berarti apa-apa. Mereka pun menyebarkan kabar bohong bahwa Yesus tidak bangkit! Bagaimana pun respons banyak orang adalah menolak untuk percaya bahkan berupaya merekayasa kebenaran palsu, padahal kebenaran sejati tidak mungkin ditutupi. Orang-orang yang sengaja menolak kebenaran dan bahkan memalsukan kebenaran untuk kepentingan diri sendiri, satu kali kelak akan menerima pembalasan setimpal. Marilah kita menjadi saksi kebenaran yang tidak mudah disogok dan diajak kompromi dengan dosa. Setialah kepada Tuhan yang sudah bangkit dan menang melawan kuasa dosa. Beritakan kabar baik ini dan buktikan dengan adanya perubahan dalam hidup Anda.
Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
|
|
![]() |
|
© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |