Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Minggu, 6 September 2026 (Minggu ke-15 sesudah Pentakosta)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 09/Edisi 2026 | edisi berikut
Minggu, 6 September 2026 (Minggu ke-15 sesudah Pentakosta)

2 Samuel 15:13-37
Iman di Tengah Pengkhianatan

Pengkhianatan pada hakikatnya hanya dilakukan oleh orang yang dekat. Jika bukan orang dekat, bukan pengkhianatan, melainkan serangan. Pengkhianatan pasti menghilangkan kepercayaan kepada si pengkhianat.

Daud yang memilih untuk tidak mengkhianati Saul, ayah mertuanya, dikhianati oleh Absalom (13). Akhirnya, ia harus melarikan diri agar ia tidak dicelakai oleh anaknya (14).

Daud yang memilih tidak mengkhianati Saul-ayah mertuanya-malahan harus menderita dikhianati anak sendiri. Memang Daud tidak sepenuhnya bersih karena pernah mengkhianati kesetiaan Uria.

Namun, ada sedikit penghiburan bagi Daud di tengah pengkhianatan.

Daud melihat kesetiaan para pengikutnya yang tetap mau mengikutinya meski mereka harus meninggalkan kenyamanan (15-18). Walaupun demikian, ada rasa waswas dalam hati Daud.

Perasaan bersalah, kecewa, sedih, dan tidak berdaya benar-benar dirasakan secara nyata oleh Daud (30). Seorang pahlawan yang gagah perkasa harus menangis dan meratap di hadapan orang-orang yang dipimpinnya. Realitas ini juga menghancurkan hati banyak orang. Peperangan Daud kali ini sungguh berbeda, peperangan dengan anak yang sangat dicintainya. Kita akan melihat di bagian Alkitab selanjutnya, betapa hancur hati Daud ketika dia harus kehilangan Absalom.

Satu hal yang luar biasa, di dalam keadaan terpuruk itu, Daud tetap memercayakan kehidupannya kepada TUHAN. Ayat 26 menyebutkan bahwa seandainya TUHAN tidak lagi berkenan kepada dirinya, ia siap menerima apa yang baik di mata TUHAN untuk dirinya. Di sini kita melihat kerapuhan sekaligus kejujuran Daud, yang tidak melihat dirinya lebih baik daripada orang lain, dan sepenuhnya memercayakan hidupnya di tangan TUHAN.

Sadarlah, kita juga pernah mengkhianati Tuhan. Sekarang, maukah kita sadar akan dosa kita dan terus beriman kepada Tuhan? Maukah kita memercayakan hidup kita kepada kemurahan-Nya dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan? [JHN]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Rabu, 14 Oktober 2026
1 Raja-raja 7:1-12
  Arsip
< September 2026 >
M S S R K J S
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10321 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org