Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Minggu, 19 Juli 2026 (Minggu ke-8 sesudah Pentakosta)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 07/Edisi 2026 | edisi berikut
Minggu, 19 Juli 2026 (Minggu ke-8 sesudah Pentakosta)

1 Samuel 25
Jangan Main Hakim Sendiri

Kecenderungan kita adalah menghukum orang yang menghina kita, terutama saat kita mendapat kesempatan untuk melakukannya. Nas hari ini menunjukkan kenapa kita sebaiknya tidak melakukannya.

Nabal adalah seorang laki-laki yang sangat kaya. Ketika ia mengadakan pesta pengguntingan bulu domba, Daud mengirim anak buahnya untuk meminta kemurahan hati Nabal karena mereka telah melindungi gembala-gembala Nabal selama ini (4-9, 21). Namun, Nabal menghina Daud, menyebutnya sebagai "hamba yang lari dari tuannya" (10), dan tidak mau memberikan apa pun kepada Daud. Setelah Daud mendengar penghinaan itu, ia langsung membawa 400 orang untuk membunuh Nabal dan orang-orangnya (12-13).

Akan tetapi, ada anak buah Nabal yang memberi tahu Abigail, istri Nabal, atas apa yang terjadi, dan Abigail segera membawa banyak makanan kepada Daud. Ia memohon supaya Daud tidak melakukan penumpahan darah dan pembalasan. Ia juga menyerahkan pemberian, memohon maaf, dan mengharapkan kebaikan TUHAN baginya (14-31).

Murka Daud reda sehingga ia tidak jadi membunuh Nabal dan orang-orangnya. Kemudian, setelah Abigail memberi tahu Nabal apa yang terjadi, terhentilah jantungnya, dan TUHAN memukul Nabal sehingga ia mati (37-38).

Nas hari ini mengajarkan kepada kita untuk tidak main hakim sendiri karena Allah akan membela orang yang benar dan menghukum orang yang bersalah.

Salah satu hal yang sangat sulit kita tahan adalah emosi kita ketika kita dihina. Dalam keadaan seperti itu, hati-hatilah karena kita mudah tergoda untuk melampiaskan emosi dan melakukan yang jahat. Ingat, "pembalasan adalah hak-Ku" (lih. Ul. 32:35; Rm. 12:19).

Marilah kita dengan rendah hati menundukkan diri kita kepada Allah dan menaati firman-Nya, seberapa hebat pun kita merasa terhina. Pembalasan adalah semata-mata hak Allah, dan karena itu jangan pernah main hakim sendiri karena kita memiliki Hakim Agung yang Maha Adil. [INT]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Kamis, 16 Juli 2026
1 Samuel 22:6-23
  Arsip
< Juli 2026 >
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10229 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org