Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Sabtu, 27 Juni 2026 (Minggu ke-4 sesudah Pentakosta)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 06/Edisi 2026 | edisi berikut
Sabtu, 27 Juni 2026 (Minggu ke-4 sesudah Pentakosta)

1 Samuel 6:1-7:1
Jangan Permainkan Allah!

Setelah seseorang menyadari penyebab dari penderitaannya, apakah orang itu akan langsung bertindak untuk menyelesaikannya? Belum tentu. Acap kali orang menunda-nunda sehingga mereka hanya menderita lebih lama lagi.

Selama tabut TUHAN berada di wilayah Filistin, Ia terus menimpakan bencana ke atas orang Filistin. Pada akhirnya, setelah tujuh bulan, mereka memutuskan untuk membawa kembali tabut itu ke Israel dan membayar kurban penebus salah (6:1-8). Mereka menaruh tabut dan kurban itu di atas kereta yang ditarik dua ekor lembu betina, lalu membiarkannya pergi tanpa dikendalikan. Kedua lembu itu berjalan lurus ke Bet-Semes sehingga membuktikan bahwa malapetaka besar yang mereka alami memang berasal dari TUHAN (6:9-12).

Penduduk Bet-Semes menyambutnya dengan sukacita dan mempersembahkan kurban kepada TUHAN (6:13-15). Namun, sebagian dari penduduk itu dihukum mati karena mereka melihat ke dalam Tabut TUHAN, sehingga dukacita meliputi semua penduduk. Karena itu, mereka meminta agar penduduk Kiryat-Yearim membawa Tabut TUHAN (6:19-7:1).

Orang Filistin memindahkan Tabut Allah dari satu kota ke kota lain seolah-olah kuasa Allah bisa dikurung di tempat tertentu. Justru, dengan upaya ini, mereka mempermainkan Allah. Selama tujuh bulan, mereka hidup dalam tekanan berat akibat murka Allah yang dinyatakan berupa borok yang menyiksa, wabah tikus yang melanda, dan kematian yang terus-menerus terjadi. Ini bukan sekadar bencana alam ataupun kebetulan, melainkan hukuman keras dari Allah. Melalui kereta lembu yang berjalan sendiri ke wilayah umat Allah, mereka mengakui bahwa Allah Israel adalah Pribadi yang kudus, berdaulat, dan layak dihormati.

Janganlah kita menunda pertobatan, mempermainkan kekudusan Allah, dan menarik ulur ketaatan kita. Marilah kita menaati Allah dengan sungguh-sungguh, dengan hati yang mau tunduk dan hormat kepada-Nya. Segeralah berhenti menyalahkan keadaan atau orang lain, agar kita dapat melakukan yang benar dan merasakan sukacita. [MKD]


Baca Gali Alkitab 13

1 Samuel 2:1-10

Apa yang membuat kita berdoa? Kebanyakan dari kita berdoa karena sebagai orang Kristen kita memang diharuskan untuk berdoa setiap hari. Doa seperti ini biasanya hanya terasa sebagai rutinitas semata-mata. Lain halnya jika kita berdoa setelah akhirnya mendapatkan kelegaan dari pergumulan yang panjang. Doa kita pasti penuh dengan kata-kata terima kasih, ucapan syukur, dan ungkapan kebahagiaan. Demikianlah doa Hana yang penuh puji-pujian kepada Tuhan.

Apa saja yang Anda baca?
1. Mengapa Hana berkata bahwa hatinya bergembira? (1)
2. Selain TUHAN, adakah yang kudus? (2)
3. Apa yang tidak boleh dilakukan manusia, dan mengapa? (3-5)
4. Berapa besarkah kuasa TUHAN? (6-7)
5. Apa yang TUHAN mampu lakukan bagi orang lemah, orang miskin, dan orang yang dikasihi-Nya? Bagaimana dengan orang fasik? (8-9)
6. Apa yang akan TUHAN lakukan atas orang yang melawan-Nya, juga atas seluruh bumi serta raja yang diangkat-Nya dan orang yang diurapi-Nya? (10)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apa atau siapa sumber sukacita kita yang terbesar?
2. Siapakah Tuhan yang kita kenal dan sembah? Mengapa hanya kepada Tuhan saja kita berdoa?
3. Mengapa kita tetap hidup benar dan setia dalam Tuhan meski kita mendapat perkataan yang merendahkan dari orang lain?

Apa respons Anda?
1. Bagaimana Anda akan berdoa malam ini dengan segala keterbatasan dan kekurangan Anda?
2. Ketika Anda melihat saudara atau teman Anda yang lemah, apa yang akan Anda lakukan baginya?

Pokok Doa:
Bersyukur atas pemeliharaan Tuhan dan jawaban-Nya atas doa-doa kita, dan memohon perlindungan-Nya senantiasa.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Selasa, 9 Juni 2026
1 Korintus 15:1-11
  Arsip
< Juni 2026 >
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10137 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org