Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Minggu, 12 April 2026 (Minggu ke-2 sesudah Paskah)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 04/Edisi 2026 | edisi berikut
Minggu, 12 April 2026 (Minggu ke-2 sesudah Paskah)

Hakim-hakim 2:1-5
Hukuman atas Ketidaktaatan Massal

Kadang kita tidak takut melakukan apa yang salah jika kita melihat kebanyakan orang juga melakukannya. Barangkali hal ini terjadi karena kita berpikir: jika dosa ini dilakukan secara massal, kita dapat dimaklumi dan tidak akan dihukum.

Malaikat TUHAN berfirman bahwa Ia telah menuntun umat keluar dari Mesir dan tidak akan membatalkan perjanjian-Nya dengan umat untuk selamanya (1). Dalam perjanjian ini, ada tuntutan, yaitu umat tidak boleh mengikat perjanjian dengan penduduk negeri dan umat harus merobohkan mazbah mereka, tetapi ternyata umat tidak taat (2). Sebagai hukuman, Ia tidak akan menghalau orang-orang Kanaan sehingga mereka menjadi musuh dan ilah-ilah mereka menjadi jerat bagi umat (3). Menangislah umat, sehingga tempat itu dinamai Bokhim, yang artinya "meratap" (4-5).

Kata "malaikat" dalam bahasa Ibrani berarti "utusan". Untuk menentukan apakah yang muncul adalah malaikat atau Allah sendiri, kita dapat melihat konteks dan petunjuk yang ada. Dari huruf M besar ("Malaikat") seperti dalam nas hari ini, yang hadir dan berfirman adalah Allah.

Dicatat pada pasal 1 bahwa sejumlah suku tidak menghalau orang Kanaan di daerah mereka seperti yang telah Allah perintahkan. Ternyata ketidaktaatan ini adalah sesuatu yang dilakukan secara massal oleh seluruh suku. Akibatnya, Allah menghukum mereka semua dan mereka pun meratap (4).

Jangan berpikir jika semua atau kebanyakan orang melakukan dosa yang sama, maka Allah tidak akan menghukum. Allah memang panjang sabar, tetapi bukan berarti kita dapat meremehkan atau mempermainkan Allah. Kesabaran Allah tidak dapat disalahgunakan menjadi alasan pembenaran diri untuk berbuat dosa, terutama dosa yang dilakukan secara massal.

Ketika hukuman itu terjadi, semua orang yang terlibat dan turut bersalah akan mendapat hukuman. Massalnya suatu perbuatan salah tidak menjadikannya benar dan tidak membuat kita kebal dari hukuman Allah. Jadi, tetaplah setia kepada Allah dan janganlah kita ikut melakukan dosa, seberapa pun banyaknya orang yang melakukannya. [INT]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Kamis, 16 April 2026
Hakim-hakim 3:12-31
  Arsip
< April 2026 >
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10137 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org