Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Senin, 30 Maret 2026 (Minggu Pra-Paskah ke-6)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 03/Edisi 2026 | edisi berikut
Senin, 30 Maret 2026 (Minggu Pra-Paskah ke-6)

Yohanes 18:12-27
Terbelenggu, namun Tak Kehilangan Kuasa

Orang yang terbelenggu adalah seseorang yang kehilangan kebebasan, tidak dapat mengekspresikan sepenuhnya hakikat mereka sebagai seorang manusia.

Narasi dimulai saat pasukan Romawi dan penjaga Bait Allah menangkap serta membelenggu Yesus. Ia kemudian dihadapkan kepada imam besar Hanas (13) dan menantunya, Kayafas (13, 24). Hanas menanyai Yesus tentang murid-murid dan ajaran-Nya (19), dan Yesus menjawabnya dengan terbuka tanpa menyembunyikan kebenaran (20-21).

Keberanian Tuhan Yesus dalam menjelaskan kebenaran secara lugas memicu reaksi seorang penjaga untuk menampar Dia, dengan dalih menjaga kehormatan imam besar (22). Maka Tuhan Yesus menegur tindakan gegabah penjaga yang tidak berdasarkan kebenaran (23). Yohanes juga menarasikan peristiwa penyangkalan Simon Petrus, di mana ia mencoba menyelamatkan diri dengan cara menolak dikaitkan dengan Tuhan Yesus (15-18, 25-27). Yohanes juga ada di sana ketika Petrus mengambil sikap untuk menyangkal keterkaitannya dengan Tuhan Yesus (15-16).

Narasi ini menguraikan sebuah ironi: mereka yang seolah tidak terbelenggu, justru kehilangan kebebasan mereka sebagai manusia; dan Tuhan Yesus yang mereka belenggu, ternyata tidak kehilangan kemerdekaan-Nya. Imam Besar Hanas dibelenggu oleh kekuasaannya sehingga ia tidak mendapati orang-orang yang bisa bersaksi melawan Tuhan Yesus. Penjaga yang menampar Tuhan Yesus dibelenggu oleh ketidaktahuannya tentang kebenaran sejati. Simon Petrus dibelenggu oleh ketakutannya sehingga ia tiga kali menyangkal Tuhan Yesus, sebagaimana yang sudah dinubuatkan oleh Tuhan Yesus tentang penyangkalannya itu (lih. Yoh. 13:36-38).

Adakah hal-hal yang masih membelenggu kita untuk dapat berinteraksi dengan Tuhan secara bebas dan merdeka? Maukah kita mengakui dan mengimani bahwa Allah sungguh hidup dan berkuasa atas hidup kita supaya Ia membebaskan kita dari semua belenggu dalam hidup kita? [IBS]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Senin, 13 April 2026
Hakim-hakim 2:6-23
  Arsip
< Maret 2026 >
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10137 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org