Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Rabu, 18 Maret 2026 (Minggu Pra-Paskah ke-4)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 03/Edisi 2026 | edisi berikut
Rabu, 18 Maret 2026 (Minggu Pra-Paskah ke-4)

Yohanes 13:21-30
Kasih dan Pengkhianatan

Pengkhianatan adalah tindakan tercela yang menimbulkan luka terdalam yang bisa dialami seseorang. Apakah kita pernah mengalami pengkhianatan? Bagaimana respons kita? Bagaimana seharusnya sikap kita sebagai seorang murid Yesus saat menghadapi pengkhianatan?

Dalam Yohanes 13:21-30, kita melihat bagaimana Yesus, dalam kasih-Nya yang sempurna, menghadapi pengkhianatan dari Yudas Iskariot. Momen ini terjadi di tengah perjamuan terakhir, saat Yesus mengungkapkan bahwa salah satu murid-Nya akan menyerahkan Dia. Murid-murid terkejut dan bertanya-tanya siapa yang dimaksud. Meskipun Yesus tahu bahwa Yudas akan mengkhianati-Nya, Dia tetap menunjukkan kasih-Nya.

Yesus memberikan isyarat kepada Yohanes bahwa Yudas adalah pengkhianatnya dengan memberikan roti kepada Yudas. Memberikan roti di meja perjamuan adalah tanda kehormatan dan kasih.

Namun, alih-alih bertobat, Yudas mengeraskan hatinya. Ayat 27 menuliskan, "Sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. ". Hal itu menunjukkan bahwa Yudas dikuasai oleh kegelapan dan ia tidak melawan. Setelah menerima roti itu, Yudas segera pergi, dan Alkitab mencatat dengan penuh makna, "Hari sudah malam" (30). Seakan tersirat malam melambangkan kegelapan hati yang menyelimuti Yudas.

Ini kontras antara kasih Kristus dan kerasnya hati Yudas. Yesus tidak menghentikan Yudas atau mengungkapkan pengkhianatannya di depan semua murid. Sebaliknya, Dia tetap mengasihi Yudas hingga akhir. Tindakan ini menunjukkan bahwa Tuhan selalu memberi kesempatan bagi manusia untuk bertobat, tetapi pilihan tetap ada pada setiap pribadi. Kasih Tuhan tidak pernah memaksa, tetapi tetap tersedia bahkan bagi mereka yang mengkhianati-Nya.

Hari ini kita diajak untuk memilih tetap tinggal dalam kasih Kristus, bukan berjalan dalam kegelapan seperti Yudas. Sebagai murid Yesus, apakah kita dapat menunjukkan kasih kepada orang-orang yang pernah mengkhianati kita? Bagaimana menyatakan kasih kita kepada mereka? [RGD]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Senin, 13 April 2026
Hakim-hakim 2:6-23
  Arsip
< Maret 2026 >
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10137 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org