Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Selasa, 17 Maret 2026 (Minggu Pra-Paskah ke-4)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 03/Edisi 2026 | edisi berikut
Selasa, 17 Maret 2026 (Minggu Pra-Paskah ke-4)

Yohanes 13:1-20
Pemimpin yang Melayani

Jabatan atau posisi kepemimpinan sangat diinginkan demi memperoleh kekuasaan dan kehormatan, tak terkecuali dalam dunia pelayanan dan gereja. Banyak orang tampaknya menginginkan posisi-posisi tertinggi dalam kepemimpinan. Namun, bagaimana seharusnya sikap yang benar sebagai seorang pemimpin?

Yesus, yang adalah Tuhan dan Guru, memiliki otoritas tertinggi, tetapi Ia memilih untuk merendahkan diri dan membasuh kaki murid-murid-Nya. Menurut adat kebiasaan pada masa itu, murid-muridlah yang seharusnya mencuci kaki guru, atau bahkan seorang hamba yang ditugaskan di depan rumah. Jadi, Yesus bukan hanya merendahkan diri seperti murid, tetapi Dia menjadi seorang hamba. Dan Yesus melakukan semua tindakan-Nya dalam kesadaran penuh (4-5). Perhatikan bagaimana dituliskan 'Yesus telah tahu' (1) dan diulang kembali 'Yesus tahu' (3).

Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya sebagai tanda bahwa kepemimpinan adalah melayani, bukan dilayani. Ketika Petrus menolak untuk dibasuh kakinya (6-11), Yesus menegaskan bahwa tanpa menerima pelayanan-Nya, seseorang tidak dapat memiliki bagian dalam diri-Nya. Seorang pemimpin harus terlebih dahulu mengalami kasih dan pembentukan Tuhan sebelum dapat melayani dengan benar. Yesus membasuh kaki semua murid, termasuk Yudas yang akan mengkhianati-Nya. Artinya, pemimpin sejati melayani semua orang, termasuk mereka yang menentangnya.

Kepemimpinan dalam Kristus bukan tentang status, tetapi tentang hati yang rela melayani dengan kasih dan kerendahan hati. Yesus berkata, "Jadi, Jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, kamu pun wajib saling membasuh kakimu" (14). Ini panggilan bagi semua murid Yesus dalam bersikap sebagai seorang pemimpin.

Dalam keluarga, pekerjaan, dan pelayanan, kita dipanggil untuk meneladan Kristus. Menjadi pemimpin berarti melayani, mengasihi tanpa syarat, dan merendahkan hati tanpa merasa terpaksa. Jadilah pemimpin yang melayani, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata! [RGD]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Senin, 13 April 2026
Hakim-hakim 2:6-23
  Arsip
< Maret 2026 >
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10137 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org